EFIKASI HERBISIDA ISOKSAFLUTOL SECARA PRATUMBUH TERHADAP GULMA PADA BUDIDAYA TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.)

nn, Riky R. Pakpahan1, Dad R. J. Sembodo2, Indarto (2010) EFIKASI HERBISIDA ISOKSAFLUTOL SECARA PRATUMBUH TERHADAP GULMA PADA BUDIDAYA TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.). digital library.

[img]
Preview
Text
1. COVER DEPAN .pdf

Download (27Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
3. COVER DALAM.pdf

Download (132Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
4. SANWACANA.pdf

Download (104Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI.pdf

Download (9Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI.pdf

Download (9Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (120Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (138Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (223Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III ok.pdf

Download (155Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III ok.pdf

Download (155Kb) | Preview
[img] Text
BAB IV ok bgt.pdf
Restricted to Registered users only

Download (811Kb)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (99Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR GAMBAR ok.pdf

Download (4Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (119Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR TABEL ok.pdf

Download (119Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Motto ok.pdf

Download (3040b) | Preview
[img]
Preview
Text
persembahan.pdf

Download (86Kb) | Preview

Abstrak

Gula merupakan salah satu kebutuhan pokok rakyat Indonesia yang kebutuhannya semakin meningkat sejalan dengan pertambahan penduduk. Masalah utama yang perlu mendapat penanganan khusus dalam budidaya tanaman tebu adalah kehadiran gulma yang bersaing dengan tanaman budidaya dalam menyerap unsur hara, air, sinar matahari, dan ruang tumbuh yang berpengaruh terhadap produktivitas gula tebu. Teknik pengendalian yang dilakukan adalah dengan menggunakan herbisida berbahan aktif isoksaflutol untuk mengurangi kerugian yang ditimbulkan oleh gulma. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui keefektifan herbisida isoksaflutol dalam mengendalikan gulma, (2) mengetahui selektivitas herbisida isoksaflutol (3) mengetahui perubahan komposisi jenis gulma pada lahan pertanaman tebu setelah aplikasi herbisida isoksaflutol, (4) mengetahui pengaruh herbisida isoksaflutol terhadap tanaman tebu. Penelitian ini dilakukan di lahan pertanaman tebu kecamatan Natar, kabupaten Lampung Selatan dan Laboratorium Gulma, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dari bulan Februari―Mei 2009. Perlakuan diterapkan pada petak percobaan yang terdiri dari 7 perlakuan, yaitu 5 perlakuan dengan menggunakan dosis herbisida yang berbeda, 1 perlakuan penyiangan manual, dan 1 perlakuan kontrol, serta terdiri dari 4 ulangan. Penelitian dilaksanakan dalam Rancangan Kelompok Teracak Sempurna (RKTS). Homogenitas ragam diuji dengan uji Bartlett dan adtivitas data diuji dengan uji Tukey. Untuk membedakan nilai tengah perlakuan digunakan uji beda nyata terkecil (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) herbisida isoksaflutol (Merlin 750 WG) pada semua dosis yang diuji yaitu 0,49 kg/ha, 0,75 kg/ha, 1,00 kg/ha, 1,24 kg/ha, dan 1,50 kg/ha, mampu mengendalikan gulma pada 4, 8, dan 12 minggu setelah aplikasi, (2) herbisida isoksaflutol selektif dalam mengendalikan gulma daun lebar dan rumput, (3) herbisida isoksaflutol menimbulkan keracunan pada awal pertumbuhan tanaman tebu, kecuali pada dosis terendah yaitu 0,49 kg/ha pada 12 minggu setelah aplikasi. Perlakuan herbisida mempengaruhi pertumbuhan tanaman tebu, seperti tinggi dan populasi tanaman tebu, (4) terdapat perubahan komposisi jenis gulma akibat aplikasi herbisida isoksaflutol karena adanya kemunculan jenis gulma baru dan pergeseran dominansi gulma.

Tipe Karya Ilmiah: Artikel
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Program Studi: Fakultas Pertanian
Depositing User: tik21 . Digilib
Date Deposited: 25 Jan 2016 08:14
Last Modified: 25 Jan 2016 08:14
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/19778

Actions (login required)

View Item View Item