0315021045, ANTON FITRIYADI (2012) STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH JUMLAH SUDU DAN DIAMETER ORIFICE TERHADAP KINERJA TURBIN AIR ALIRAN VORTEX. digital library.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (6kB) | Preview |
|
|
Text
Bab I.pdf Download (12kB) | Preview |
|
|
Text
Bab II.pdf Download (492kB) | Preview |
|
|
Text
Bab III.pdf Download (527kB) | Preview |
|
|
Text
bab IV.pdf Download (437kB) | Preview |
|
|
Text
Bab V.pdf Download (6kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (24kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI, TABEL, GAMBAR, SIMBOL.pdf Download (129kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (7kB) | Preview |
|
|
Text
Data hasil pengukuran.pdf Download (98kB) | Preview |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (25kB) | Preview |
|
|
Text
Hasil pengukuran teoritik.pdf Download (207kB) | Preview |
|
|
Text
Hasil pengukuran teoritik_asli.pdf Download (225kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Download (3kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Persetujuan.pdf Download (4kB) | Preview |
|
|
Text
Motto.pdf Download (33kB) | Preview |
|
|
Text
PERNYATAAN PENULIS.pdf Download (3kB) | Preview |
|
|
Text
Riwayat Hidup.pdf Download (12kB) | Preview |
|
|
Text
Sanwacana.pdf Download (199kB) | Preview |
Abstract
Mikrohidro atau pembangkit listrik skala kecil saat ini masih memanfaatkan air terjun, aliran sungai ataupun bendungan yang mempunyai beda ketinggian dan kecepatan aliran air yang besar. Sedangkan untuk aliran sungai dan saluran irigasi dengan kecepatan dan head jatuh yang relatif kecil belum termanfaatkan dengan optimal. Hal ini menjadi referensi untuk menaikkan kecepatan aliran tersebut dengan mengubahnya menjadi aliran vortex. Aliran vortex yang juga dikenal sebagai aliran pulsating atau pusaran dapat terjadi pada suatu fluida yang mengalir dalam suatu saluran yang mengalami perubahan mendadak. Aliran vortex atau pusaran air yang didapat mempunyai kecepatan yang cukup tinggi, yang pada akhirnya dimanfaatkan untuk menggerakkan sudu turbin. Penelitian ini membuat model turbin air sumbu vertikal dengan memanfaatkan aliran vortex yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah sudu dan diameter orifice terhadap kinerja turbin air aliran vortex berupa torsi, daya poros serta efisiensi. Model ini diuji pada kondisi tinggi level air 200 mm dengan memvariasikan banyaknya jumlah sudu, yaitu : 3, 4, 6 buah dan diameter orifice yang digunakan, yaitu : 80, 100, 120, 140, dan 160 mm. Hasil analisis yang dilakukan membandingkan nilai torsi, daya poros, efisiensi aktual (hasil pengujian) dengan nilai torsi daya poros, efisiensi teoritik, dimana diperoleh nilai torsi, daya poros, dan efisiensi terbesar secara aktual pada jumlah sudu 4 pada diameter orifice 120 mm dengan nilai torsi sebesar 0,77 Nm, daya poros sebesar 5,19 watt, efisiensi sebesar 12,39 %. Sedangkan secara perhitungan teoritik nilai torsi terbaik pada jumlah sudu 4 dengan diameter orifice 80 mm yaitu sebesar 2,88 Nm, daya poros dan efisiensi terbaik pada jumlah sudu 4 dengan diameter orifice 120 mm sebesar 18,61 watt dan 44,41%. Kata kunci : Energi air, turbin air, aliran vortex, head, diameter orifice, torsi, daya poros, efisiensi turbin.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works = Karya Karya Umum |
| Divisions: | FKIP > Prodi Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | UPT . Digilib4 |
| Date Deposited: | 26 Jan 2016 04:24 |
| Last Modified: | 26 Jan 2016 04:24 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/20241 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
