ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL TERNAK ITIK PETELUR DENGAN SISTEM INTENSIF DAN TRADISIONAL DI KABUPATEN PRINGSEWU

0514021022, Elvita Feniarti (2012) ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL TERNAK ITIK PETELUR DENGAN SISTEM INTENSIF DAN TRADISIONAL DI KABUPATEN PRINGSEWU. Digital Library.

[img]
Preview
Text
skripsi Elvita F.pdf

Download (1317Kb) | Preview

Abstrak

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui kelayakan finansial usaha peternakan itik secara intensif dan tradisional di Kecamatan Ambarawa dan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu, (2) Mengetahui pengaruh adanya perubahan kenaikan biaya produksi, penurunan harga jual telur itik, dan jumlah hasil produksi terhadap kelayakan finansial usaha peternakan itik secaran intensif dan tradisional di Kecamatan Ambarawa dan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Pemilihan lokasi menggunakan metode Sampling Purposive. Data Primer yang digunakan diperoleh dari kuisioner dan wawancara langsung. Data sekunder diperoleh dari berbagai literatur, media cetak dan beberapa instansi seperti Badan Pusat Statistika dan Dinas Peternakan. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2010. Analisis yang dilakukan meliputi kelayakan usaha dari perhitungan NPV, IRR, Gross B/C, Net B/C, Payback Period, dan Sensitivitas saat terjadinya kenaikan harga pakan, penurunan harga telur dan penurunan produksi telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Usaha ternak itik petelur di Kabupaten Pringsewu dengan sistem intensif secara finansial menguntungkan dan layak dikembangkan pada tingkat suku bunga yang berlaku yaitu 16%, (2) Perhitungan analisis finansial ternak itik petelur prospektif untuk dikembangkan dan menguntungkan pada tingkat suku bunga yang berlaku. Usaha ternak itik ini merupakan unit usaha yang stabil meski terjadi penurunan produksi telur itik sampai dengan 20%, penurunan harga jual telur itik sampai dengan 16,67% dan kenaikan harga pakan sampai 10%. Kata Kunci : Itik, analisis kelayakan, Pringsewu. Keterangan : 1(Sarjana Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian) 2(Dosen Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian) Abstract This research had purposes to: (1) determine the financial feasibility of intensive and traditional farming ducks in Ambarawa and Gadingrejo Sub-District Pringsewu District, (2) determine the effects of the increase production cost, decrease price duck eggs, and number the production result on financial feasibility of intensively and traditionally duck farm in Ambarawa and Gadingrejo Sub-District Pringsewu District. Location of the research was chosen purposively. The primary data was collected by interviewing farmers and using structured questioners. The secondary data was collected from literatures, news paper, and information from some institutions, such as Animal Husbandry Department and Central Bureau of Statistics. The research was conducted on April 2010. The analysis was conducted on the feasibility of calculating the NPV, IRR, Gross B/C, Net B/C, Payback Period and Sensitivity analysis of feed price, egg selling price and egg production. The result showed that: (1) duck farming in Pringsewu District, where intensive and traditional systems, financially feasible to be developed on the accerting interest rate (i.e 16%), (2) the calculation of the financial analysis of prospective duck farm to be developed and profitable on the accerting interest rate. Duck farming will be stable even if duck egg production decline up to 20%, selling prices of duck eggs decline up to 16,67% and feed prices rise up to 10 %. Keywords : duck, feasibility analysis, Pringsewu. 1 Scholar of Social Economic Department, Faculty of Agriculture, the University of Lampung 2 Lecturers of Social Economic Department, Faculty of Agriculture, the University of Lampung

Tipe Karya Ilmiah: Artikel
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Agribisnis
Depositing User: tik9 . Digilib
Date Deposited: 26 Jan 2016 04:27
Last Modified: 26 Jan 2016 04:27
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/20273

Actions (login required)

View Item View Item