KAJIAN DELIGNIFIKASI PULP FORMACELL DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN HIDROGEN PEROKSIDA (H2O2) DALAM MEDIA ASAM ASETAT

Awal Muda Pulungan, Rafma Junita Ariana Pulungan (2014) KAJIAN DELIGNIFIKASI PULP FORMACELL DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN HIDROGEN PEROKSIDA (H2O2) DALAM MEDIA ASAM ASETAT. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (25Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (50Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
PERSETUJUAN.pdf

Download (637Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
PENGESAHAN.pdf

Download (615Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
PERNYATAAN.pdf

Download (172Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (11Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (60Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (136Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (50Kb) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (127Kb)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (48Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (87Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf

Download (1051Kb) | Preview

Abstrak

Bahan baku alternatif yang dapat digunakan dalam pembuatan pulp adalah Tandan Kosong Kelapa Sawit. Teknologi proses produksi pulp yang digunakan dalam penelitian ini yaitu formacell. Proses pemasakan pulp dari Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan metode formacell menghasilkan pulp yang gelap karena kandungan lignin yang masih tinggi. Untuk itu perlu dilakukan proses selanjutnya yaitu delignifikasi menggunakan H2O2 dalam media asam asetat untuk meningkatkan kualitas pulp yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan konsentrasi H2O2 dalam media asam asetat optimal untuk menghasilkan pulp dengan rendemen, selulosa, hemiselulosa, dan lignin serta warna terbaik dari pulp yang dihasilkan. Penelitian dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan perlakuan tunggal dengan konsentrasi H2O2 50% dalam media asam asetat sebesar 0%, 3%, 6%, 9%, 12%, 15%, 18%, 21% dan 24% pada suhu 85oC selama 3 jam dan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Data diolah dengan analisis sidik ragam untuk mendapat penduga ragam galat serta signifikasi untuk mengetahui ada tidaknya Rafma Junita Ariana Pulungan perbedaan antar perlakuan. Kesamaan ragam diuji dengan uji Barlet dan kemenambahan data diuji dengan uji Tukey. Data dianalisis lebih lanjut dengan uji perbandingan dan polinomial ortogonal. Hasil uji lanjut polinomial ortogonal menunjukkan konsentrasi H2O2 dalam media asam asetat optimal menurunkan secara linier nilai rendemen dan hemiselulosa, menaikkan secara linier nilai organoleptik warna, menurunkan secara kuadratik nilai lignin, serta secara kuadratik nilai selulosa naik hingga konsentrasi 15% dan menurun pada konsentrasi setelahnya. Konsentrasi H2O2 dalam media asam asetat terbaik diperoleh dari konsentrasi H2O2 dalam media asam asetat 15% dengan nilai rendemen 84,852%, selulosa 84,494%, hemiselulosa 6,319%, lignin 5,691% serta nilai rata-rata organoleptik warna 4,017 (putih kekuningan). Kata kunci: asam asetat, delignifikasi, H2O2, pulp formacell

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pertanian > Budidaya tanaman
Teknologi > Teknologi (General)
Teknologi > Teknologi (General)
Teknologi (General)
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Teknologi Hasil Pertanian
Depositing User: A.Md Cahya Anima Putra .
Date Deposited: 16 Jun 2014 08:45
Last Modified: 16 Jun 2014 08:45
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/2060

Actions (login required)

View Item View Item