APLIKASI SISTEM BIOFLOK DENGAN FEEDING RATE BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH LELE (Clarias gariepinus) Oleh

SHOFFAN AL HAQ, (1014111059) (2015) APLIKASI SISTEM BIOFLOK DENGAN FEEDING RATE BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH LELE (Clarias gariepinus) Oleh. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (8Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (8Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (20Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DEPAN.pdf

Download (31Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (6Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (12Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR TABEL.pdf

Download (6Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PERNYATAAN.pdf

Download (488Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (1379Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
MENGESAHKAN.pdf

Download (512Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
MOTO.pdf

Download (392Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (119Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
SANWACANA.pdf

Download (116Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (28Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (327Kb) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (551Kb)
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (82Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (24Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK SHOFFAN AL-HAQ Sistem budidaya lele yang diaplikasikan selama ini adalah sistem autotrof yang mempunyai keterbatasan dalam memanfaatkan limbah budidaya terutama dalam bentuk Total Ammonia Nitrogen (TAN) baik oleh fitoplankton maupun oleh bakteri nitrifikasi. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem yang lebih efisien dalam memanfaatkan limbah budidaya. Sistem heterotrof adalah salah satu aplikasi yang diharapkan mampu mengatasi permasalahan efisiensi pakan yang rendah dengan memanfaatkan bakteri heterotrof untuk mengonversi nitrogen anorganik menjadi nitrogen organik dalam bentuk biomassa bakteri sebagai pakan tambahan bagi benih lele. Salah satu penerapan sistem heterotrof adalah dengan menggunakan teknologi bioflok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup ikan lele dengan feeding rate yang berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan sistem rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Perlakuan tersebut adalah (A) aplikasi sistem bioflok dengan FR 5% (B) FR 3,75% (C) FR 2,5% (D) FR 1,25% dan (E) aplikasi sistem bioflok tanpa pakan buatan. Penelitian dilakukan menggunakan benih lele berukuran 5 cm dengan bobot rata-rata 1 gram. Parameter penelitian meliputi pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan, kelangsungan hidup dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukan bahwa budidaya sistem bioflok dengan FR 5% memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dengan menghasilkan benih lele seberat 10,85 gram/ekor, laju pertumbuhan harian benih lele tertinggi pada sistem bioflok dengan FR 5 % yaitu 0,35 gram/hari. Sedangkan kelangsungan hidup tertinggi pada budidaya bioflok dengan FR 3,75 % yaitu 94,16 %. Parameter kualitas air yang diukur berupa suhu, pH, DO dan ammonia menunjukkan angka optimum untuk budidaya lele. Kata kunci : benih lele, bioflok, feeding rate, pertumbuhan dan kelangsungan hidup ABSTRACT Autotroph system that is applied on common catfish aquaculture has a limitation on its waste management, mainly in the form of Total Ammonia Nitrogen (TAN). Therefore we need a system that is more efficient in utilizing waste aquaculture. Heterotrophic system is one of the applications that are expected to overcome the problem of low feed efficiency by utilizing heterotrophic bacteria to convert inorganic nitrogen into organic nitrogen in the form of bacterial biomass as a feed supplement for catfish that is called as bioflock. The objectives of this research were to analyse the growth and survival rate of catfish with different feeding rate. This research is an experimental research. Complete Randomized Design (CRD) was used in this research which consists of 5 treatments and each treatment was repeated 3 times. The treatment are shown as follow; (A) application of bioflock system with FR 5% (B) FR 3.75% (C) FR 2.5% (D) FR 1.25% and (E) applications of bioflock system without artificial feed. The study was conducted using 5 cm long catfish seeds with an average weight of 1 gram. The parameters of the research include absolute growth, growth rate, survival and quality of water. The results showed that the bioflock system with 5% of feeding rate has a significant effect on growth by producing catfish weighing 10.85 grams on average. The highest value of daily growth rate is bioflock system with 5% of feeding rate with 0,35 gram/day. Meanwhile for the highest survival rate, bioflock system with 3,75% of feeding rate with 94,16 %. The water quality parameters measured, namely temperature, pH level, dissolved oxygen (DO), and ammonia indicated optimum figures for catfish aquaculture. Keywords : catfish, bioflock, feeding rate, growth and survival rate

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pertanian > Budidaya . Perikanan . Angling
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Budidaya Perairan
Depositing User: 9902017 . Digilib
Date Deposited: 23 Feb 2016 07:26
Last Modified: 23 Feb 2016 07:26
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/21164

Actions (login required)

View Item View Item