ANALISIS PERBANDINGAN DASAR PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN YANG MENGAKIBATKAN KEMATIAN (Studi Putusan No.:400/Pid.B/2013/PN.KB dan Studi Putusan No.:05/Pid./2014/PT.TK)

Queen Sugiarto, 1212011253 (2016) ANALISIS PERBANDINGAN DASAR PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN YANG MENGAKIBATKAN KEMATIAN (Studi Putusan No.:400/Pid.B/2013/PN.KB dan Studi Putusan No.:05/Pid./2014/PT.TK). FH, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (49Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (19Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
MENYETUJUI.pdf

Download (203Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
MENGESAHKAN.pdf

Download (184Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (14Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
PERSEMBAHAN.pdf

Download (73Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
MOTTO.pdf

Download (29Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
SANWACANA.pdf

Download (82Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (38Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (195Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (186Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (64Kb) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (157Kb)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (51Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (52Kb) | Preview

Abstrak

Penjatuhan putusan terhadap anak pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian yang terjadi di Desa Padang Ratu Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara pada tingkat pertama dan tingkat bandingnya memiliki perbedaan yang mencolok. Dimana pada tingkat pertama Majelis Hakim di Pengadilan Kotabumi memutus pelaku dengan penjatuhan tindakan untuk mengikuti pendidikan, pembinaan dan latihan kerja dengan status anak negara, sedangkan Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Tanjung Karang menjatuhkan pidana penjara selama 6 (enam) tahun terhadap pelaku. Adapun permasalahan dalam penulisan skripsi ini adalah : (1) Apakah yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap anak pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian berdasarkan Putusan No.:400/pid.b/anak/2013/pn.kb dan Putusan No.:05/pid./2014/pt.tk ? (2) Manakah diantara Putusan No. : 400/pid.b/anak/2013/pn.kb dengan Putusan No: 05/pid./2014/pt.tk terhadap anak pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian yang memenuhi rasa keadilan ? Pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif dan yuridis empiris, sedangkan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengumplan data melalui wawancara, studi pustaka, dan studi lapangan. Pengolahan data dengan cara editing dan sistematisasi data yang sudah diolah kemudian disajikan dalam bentuk uraian, lalu diinterprestasikan untuk dianalisis secara kualitatif dan penarikan kesimpulan secara induktif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam memberikan putusan terhadap anak pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian telah terbukti secara sah melawan hukum melanggar ketentuan Pasal 365 ayat (3) KUHP, Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Kotabumi hanya mempertimbangkan hasil penelitian dari Balai Pemasyarakatan (BAPAS) bahwa pelaku sebaiknya dijadikan anak negara untuk mendapatkan pendidikan, pembinaan, dan latihan kerja adalah tepat. Sedangkan Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Tanjung Karang telah melihat bahwa putusan tingkat pertama terlalu ringan dibandingkan dengan perbuatan pelaku. Hakim Tinggi akhirnya menjatuhkan putusan pidana penjara selama 6 (enam) tahun kepada pelaku anak tersebut. Kemudian dari kedua putusan tersebut, putusan tingkat bandinglah yang memenuhi rasa keadilan bagi kepentingan hukum. Saran dalam putusan ini adalah agar penegak hukum dalam melakukan penegakkan hukum, terutama hakim, dalam memutus perkara harus memperhatikan keadilan bagi para pihak. Walaupun pelaku memang masih anak-anak namun penjatuhan pidana yang terlalu ringan dan tidak sesuai atau tidak setimpal dengan perbuatan pelaku yang sadis akan menimbulakn luka mendalam bagi keluarga korban serta meresahkan masyarakat. Kemudian dalam memutus perkara sebaikan memperhatian 4 (empat) kepentingan hukum, anatar lain (1) kepentingan negara, (2) kepentingan masyarakat, (3) kepentingan korban, dan (4) kepentingan pelaku. Kata Kunci : Perbandingan, Pertimbangan Hakim Anak, Pencurian Kekerasan.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Hukum Pidana
Program Studi: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Depositing User: 6812501 . Digilib
Date Deposited: 26 Feb 2016 03:04
Last Modified: 26 Feb 2016 03:04
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/21231

Actions (login required)

View Item View Item