Kemitraan antara Lembaga Pemerhati Anak dan Masyarakat (L-PAMAS) dan Pemerintah Desa dalam Upaya Pemberdayaan dan Perlindungan Anak(studi kasus di Desa Mataram Kec. Gadingrejo Kab. Pringsewu)

Anggi Herliani, 1216041015 (2016) Kemitraan antara Lembaga Pemerhati Anak dan Masyarakat (L-PAMAS) dan Pemerintah Desa dalam Upaya Pemberdayaan dan Perlindungan Anak(studi kasus di Desa Mataram Kec. Gadingrejo Kab. Pringsewu). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (38Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL.pdf

Download (1651Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1304Kb) | Preview

Abstrak

Kemitraan antara Lembaga Pemerhati Anak dan Masyarakat (L-PAMAS) dan Pemerintah Desa Mataram dilatarbelakangi oleh kemiskinan yang melanda Desa Mataram pada tahun 2006. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pola kemitraan antara Lembaga Pemerhati Anak dan Masyarakat (L-PAMAS) dan Pemerintah Desa Mataram dalam upaya pemberdayaan dan perlindungan anak dengan menggunakan teori model kemitraan menurut Notoatmoadjo yang terdiri dari dua model kemitraan yakni, Model I dan Model II. Penelitian ini juga akan mendeskripsikan program-program yang dilahirkan dari kemitraan ini dan kendala yang ada. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Mataramdan Lembaga Pemerhati Anak dan Masyarakat (L-PAMAS). Kemitraan antara Lembaga Pemerhati Anak dan Masyarakat (L-PAMAS) dan Pemerintah Desa Matarambertujuan untuk melindungi anak-anak di Desa Mataram dari tindak kekerasan dan memberdayakan anak sesuai dengan potensinya.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kemitraan antara Lembaga Pemerhati Anak dan Masyarakat (L-PAMAS) dan Pemerintah Desa Mataram temasuk ke dalam Model Kemitraan I.Program yang dilahirkan dari kemitraan ini sudah mengarah kepada upaya pemberdayaan dan perlindungan anak, namun dalam pelaksanaan program ada beberapa kendala yang menghambat. Kendala tersebut yakni sumber daya manusia yang tidak memadai, kurangnya koordinasi antar pihak yang bermitra, dan kurang lengkapnya fasilitas program. Untuk mencapai keberhasilan dari suatu kemitraan maka Lembaga Pemerhati Anak dan Masyarakat (L-PAMAS) dan Pemerintah Desa Mataram harus menciptakan sumber daya manusia yang mumpuni dalam menjalankan kemitraan ini dan koordinasi antar pihak harus dilakukan secara intens serta melengkapi fasilitas program. Kata kunci: Kemitraan, Pemberdayaan, Perlindungan Anak The partnership between LembagaPemerhatiAnakdanMasyarakat (LPAMAS) and Village Government in Measuring Empowerment and Children Protection (a case study in the village of MataramGadingrejo districts Pringsewu regency) The partnership between LembagaPemerhatiAnakdanMasyarakat(L-PAMAS) and Village Government ofMataramis motivated by poverty that struck the village of Mataram in 2006. This study was conducted to analyze the pattern of the partnership between LembagaPemerhatiAnakdanMasyarakat(L-PAMAS) and Village Government in Mataramin order to empower and to protect children using a theoretical model of partnership according to Notoatmoadjo which consist of two models namely: Model I and Model II. This study will also describe the programs that be born from this partnership as well as the existing constraints. This research type is descriptive research with a qualitative approach. This research was conducted in the village of Mataram and LembagaPemerhatiAnakdanMasyarakat(L-PAMAS). The partnership between LembagaPemerhatiAnakdanMasyarakat(L-PAMAS) and Village Government Mataram aims to protect children in the village of Mataramfrom violence and empower children appropriate with the children’s potensial. Based on research that has been done can be concluded that the partnership between LembagaPemerhatiAnakdanMasyarakat (L-PAMAS) and Mataram including the Village Government in partnership Model I.Programs be born from this partnership has led to the empowerment and protection of children, but in the implementation of the program there are several obstacles that hinder. The constraints are lack of human resources arethe lack of coordination among the parties that partner, and incomplete program facilities. To achieve the success of a partnership LembagaPemerhatiAnakdanMasyarakat(L-PAMAS) and Village Government Mataram must create qualified human resources in carrying out these partnerships and coordination among the parties must be done intensely and completing the program facilities. Keywords: Partnership, Empowerment, Child Protection

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: H Ilmu Sosial = Social Sciences
J Political Science > JC Political theory
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Administrasi negara
Depositing User: 7340741 . Digilib
Date Deposited: 02 Mar 2016 07:48
Last Modified: 02 Mar 2016 07:48
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/21353

Actions (login required)

View Item View Item