Papa Sutrisno, Salmani Syindi Anggraeni (2014) PENGARUH KADAR ZAT ADDITIVE TERHADAP KUAT TEKAN PADA BETON MUTU TINGGI. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
COVER DALAM.pdf Download (22kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (7kB) | Preview |
|
|
Text
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf Download (125kB) | Preview |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (118kB) | Preview |
|
|
Text
PERNYATAAN.pdf Download (78kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (45kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (119kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (250kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (186kB) | Preview |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (311kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Download (57kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (90kB) | Preview |
Abstract
Beton merupakan material struktur yang umum digunakan karena penggunaannya yang sangat luas dalam bidang kontruksi bangunan sipil. Beton dikatakan sebagai beton mutu tinggi jika kekuatan tekannya diatas 50 MPa. Pada umumnya jika ingin mendapatkan beton dengan mutu dan keawetan yang tinggi, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, meliputi faktor air semen (fas), agregat (baik agregat kasar maupun halus), dan penggunaan bahan tambah (admixture dan Additive) yang bersifat mengubah perilaku beton saat pelaksanaan pekerjaan untuk memperbaiki kinerja pelaksanaan. Penelitian ini menggunakan zat additive Naptha 7055 yang termasuk dalam tipe F yaitu Superplasticizier Polycarboxylate Base yang berfungsi untuk mengurangi air dan meningkatkan workability. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kadar zat additive jenis Naptha 7055 terhadap kuat tekan beton dan kadar optimum zat additive yang baik digunakan untuk campuran beton. Dari hasil pembahasan penelitian ditemukan bahwa kadar zat additive yang optimum digunakan untuk campuran beton adalah pada 1,4% dan menghasilkan kuat tekan 68,72 MPa. Kadar zat additive 1,2%, 1,6%, dan 1,8% menghasilkan kuat tekan dibawah kuat tekan rencana. Hal ini disebabkan penggunaan zat additive kadar 1,2% terlalu sedikit dan berpengaruh pada nilai slump yang kecil, sedangkan kadar 1,6% dan 1,8% terlalu banyak sehingga mempengaruhi kuat tekan beton dan menyebabkan kuat tekan menjadi turun. Kata kunci : Beton Mutu Tinggi, Zat Additive, Kuat Tekan Beton
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | Mesin (General). Mesin Sipil (General) Teknologi > Mesin (General). Mesin Sipil (General) Teknologi > Mesin (General). Mesin Sipil (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Prodi Sipil |
| Depositing User: | A.Md Cahya Anima Putra . |
| Date Deposited: | 24 Jun 2014 08:35 |
| Last Modified: | 24 Jun 2014 08:35 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/2137 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
