EFEKTIVITAS PROGRAM BINA KELUARGA REMAJA DALAM UPAYA PENDEWASAAN USIA PERNIKAHAN (studi kasus di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan)

AGNES IBTINIA DISKA, 1216011005 (2016) EFEKTIVITAS PROGRAM BINA KELUARGA REMAJA DALAM UPAYA PENDEWASAAN USIA PERNIKAHAN (studi kasus di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK BAHASA INGGRIS & INDONESIA.pdf

Download (20Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1243Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1077Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1077Kb) | Preview

Abstrak

Program Bina Keluarga Remaja (BKR) merupakan program yang dicanangkan oleh Badan Kependudukan dan Keuarga Berencana Nasional (BKKBN). Program ini dikembangkan oleh Petugas Lapangan KB (PLKB) dan dibantu Stakeholder yang ada di Desa. Sasaran program ini ditujukan bagi keluarga yang memiliki anak remaja sebagai wadah dan sumber informasi bagi orangtua untuk memperoleh pengetahuan tentang remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program Bina Keluarga Remaja dalam Upaya Pendewasaan Usia Pernikahan di Desa Karang Anyar. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, pendekatan ini secara primer menggunakan strategi penelitian survei yang menggunakan kuesioner sebagai pengumpulan datanya. Responden pada penelitian ini berjumlah 57 orang, penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik persentase dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Secara keseluruhan efektivitas program Bina Keluarga Remaja dalam Upaya Pendewasaan Usia Dini di Desa Karang Anyar dapat disimpulkan cukup efektif. Hal itu dilihat dari hasil perhitungan efektivitas sebesar 70,4%. Sesuai dengan tabel Litbang Depdagri nilai persentase tersebut masuk dalam kategori cukup efektif. (2) Pada indikator ketepatan sasaran program Bina Keluarga Remaja, sosialisasi program Bina Keluarga Remaja, media sosialisasi, tujuan program Bina Keluarga Remaja diperoleh hasil sangat efektif. Sedangkan pada indikator tingkat partisipasi keluarga pada sosialisasi program Bina Keluarga Remaja, intensitas sosialisasi program Bina Keluarga Remaja, dan pemantauan program Bina Keluarga Remaja diperoleh hasil sangat tidak efektif. Kata kunci: Efektivitas program, bina keluarga remaja, pendewasaan usia pernikahan ABSTRAK BAHASA INGGRIS Bina Keluarga Remaja Programme (BKR) is a programme created by Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). This programme is developed by Petugas Lapangan KB (PLKB) and helped by Stakeholder in the village. The objective of this programme is intended to families who have teenager children as container and source of information for parents to get knowledge about teenager. This research’s aim is to find out the effectiveness of Bina Keluarga Remaja Programme in order to Maturing The Age of Marriage in Desa Karang Anyar. The approach in this research is quantitative approach, which is in primary using survey research strategy that applying questionnaire as data collection method. The number of respondents in this research is 57 respondents, the determination of sample in this research uses purposive sampling technique. Data analisys that is used in the research is precentage technique and the method that is used in the research is simple statistic method. The result of research shows: (1) In overall, the effectiveness of Bina Keluarga Remaja Programme in order to Maturing The Age of Marriage in Desa Karang Anyar can be concluded as quite effective. It can be seen from the calculation of effectiveness results, that is 70,4%. According to the Litbang Depdagri table, the precentage value is in quite effective category. (2) In the target accuracy of Bina Keluarga Remaja Programme indicator, the socialization of Bina Keluarga Remaja Programme indicator, socialization media indicator, the aim of Bina Keluarga Remaja Programme indicator can be retrivied a very effective result. On the other hand, in family participation of Bina Keluarga Remaja Programme socializaton indicator, Bina Keluarga Remaja Programme socializaton intencity indicator, and Bina Keluarga Remaja Programme socializaton monitoring indicator can be retrivied a very uneffective result. Keywords: effectiveness program, bina keluarga remaja, maturing the age of marriage

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: H Ilmu Sosial = Social Sciences
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Sosiologi
Depositing User: 7229262 . Digilib
Date Deposited: 07 Mar 2016 02:24
Last Modified: 07 Mar 2016 02:24
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/21456

Actions (login required)

View Item View Item