ANALISIS DEBIT AIR IRIGASI (SUPLAI DAN KEBUTUHAN)DI SEKAMPUNG SISTEM

Christa E. Sembiring, 1125011010 (2016) ANALISIS DEBIT AIR IRIGASI (SUPLAI DAN KEBUTUHAN)DI SEKAMPUNG SISTEM. Other thesis, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK (BAHASA INDONESIA & BAHASA INGGRIS).pdf

Download (419Kb) | Preview
[img] Text
TESIS FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (14Mb)
[img]
Preview
Text
TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (6Mb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK ANALISIS DEBIT AIR IRIGASI (SUPLAI DAN KEBUTUHAN) DI SEKAMPUNG SISTEM Oleh CHRISTA EMANUEL SEMBIRING Sekampung sistem merupakan salah satu lumbung padi nasional yang ada di Provinsi Lampung. Keperluan air irigasi untuk mengairi sawah yang berada di Sekampung Sistem ini disuplai dari Bendung Argoguruh. Sekampung Sistem memiliki 2 (dua) saluran pembawa yaitu Feeder Canal I dan Feeder Canal II. Feeder Canal I melayani 4 (empat) Daerah Irigasi (DI), yaitu Daerah Irigasi (DI) Sekampung Batanghari, Daerah Irigasi (DI) Sekampung Bunut, Daerah Irigasi (DI) Batanghari Utara, dan Daerah Irigasi (DI) Raman Utara sedangkan Feeder Canal II melayani 3 (tiga) Daerah Irigasi (DI) yaitu Daerah Irigasi (DI) Bekri, Daerah Irigasi (DI) Punggur Utara, dan Daerah Irigasi (DI) Rumbia Barat. Adapun permasalahannya adalah kemampuan suplai debit air irigasi dari Bendung Argoguruh, besar debit irigasi yang diterima di setiap saluran sekunder terjauh di daerah irigasi yang ada di Sekampung Sistem, lama waktu pengaliran yang dibutuhkan mulai dari Bendung Argoguruh sampai dengan daerah irigasi yang ada di Sekampung Sistem, dan kondisi kemampuan jaringan irigasi yang ada di Sekampung Sistem. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Bendung Argoguruh sudah tidak mampu untuk mensuplai air irigasi ke seluruh daerah irigasi yang ada di Sekampung Sistem sesuai dengan kebutuhan, terjadinya penurunan debit air irigasi yang disuplai dari Bendung Argoguruh saat sampai di seluruh daerah irigasi di Sekampung Sistem, terjadi perlambatan waktu pengaliran di seluruh daerah irigasi di Sekampung Sistem, dan terjadi penurunan kemampuan fungsi jaringan irigasi yang signifikan di Sekampung Sistem. Kata kunci : Sekampung Sistem, Debit Air Irigasi, Daerah Irigasi ABSTRACT ANALYSIS OF IRRIGATION WATER DISCHARGE (SUPPLY AND NEEDS) IN SEKAMPUNG SYSTEM By CHRISTA EMANUEL SEMBIRING Sekampung system is one of national granary in Lampung Province. The needs of irrigation water to irrigate rice fields in Sekampung system which supplied from Argoguruh weir. Sekampung System has two (2) Feeder Canals, namely Feeder Canal I and II. Feeder Canal I serve four (4) Irrigation areas namely Sekampung Batanghari, Sekampung Bunut, Batanghari Utara, and Raman Utara while the Feeder Canal II serve three (3) irrigation areas namely Bekri, Punggur Utara, and Rumbia Barat. The problem were the ability of supply irrigation water discharge from Argoguruh weir, the large discharge irrigation received in the furthest of each secondary Canal in Sekampung System irrigation areas, the length of time needs which started from Argoguruh weir to the irrigation area in Sekampung System, and the condition of irrigation network ability in sekampung system. The result showed that Argoguruh weir was not able to supply irrigation water throughout the irrigation area in Sekampung system as needed. The decline in discharge irrigation water supplied by argoguruh weir until throughout the irrigation area in sekampung system, deceleration time of drainage throughout the irrigation area in Sekampung system and a decline of significant irrigation networks function ability in Sekampung System. Keywords: Sekampung System, Irrigation discharge, Irrigation Area

Tipe Karya Ilmiah: Tesis (Other)
Subyek: Q Science (General)
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi Magister Teknik Sipil
Depositing User: 163600 . Digilib
Date Deposited: 08 Mar 2016 08:28
Last Modified: 08 Mar 2016 08:28
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/21529

Actions (login required)

View Item View Item