HUBUNGAN INTENSITAS KEBISINGAN, DURASI PAPARAN DAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN AKIBAT BISING PADA KARYAWAN PT. BUKIT ASAM (PERSERO) TBK BANDAR LAMPUNG

Yesti Mulia Eryani, 1218011160 (2016) HUBUNGAN INTENSITAS KEBISINGAN, DURASI PAPARAN DAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN AKIBAT BISING PADA KARYAWAN PT. BUKIT ASAM (PERSERO) TBK BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
FIle PDF
ABSTRAK BAHASA INGGRIS & INDONESIA.pdf

Download (85Kb) | Preview
[img] FIle PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (2623Kb)
[img]
Preview
FIle PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2585Kb) | Preview

Abstrak

Latar Belakang: Gangguan pendengaran akibat bising (GPAD) adalah gangguan pendengaran tipe sensorineural yang disebabkan oleh pajanan bising yang cukup keras dalam jangka waktu yang lama. GPAD bising dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti intensitas kebisingan, durasi paparan, area tempat kerja dan penggunaan alat pelindung diri (APD) . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas kebisingan, durasi paparan dan penggunaan APD dengan GPAD. Metode Penelitian: Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Populasi sebesar 330 orang, dengan sampel 62 orang. Data didapatkan melalui pengukuran langsung, medical check-up dan kuesioner. Uji analisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa intensitas kebisingan dan durasi paparan memiliki hubungan dengan GPAD, sedangkan penggunaan APD tidak memiliki hubungan dengan GPAD. Hasil uji chi-square didapatkan nilai p untuk intensitas kebisingan 0,004, durasi paparan 0,004 dan penggunaan APD 0,089. hasil uji regresi logistik, durasi paparan memiliki hubungan yang lebih besar dibandingkan dengan intensitas kebisingan dengan nilai p berturut-turut 0,037 dan 0,046. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara intensitas kebisingan dan durasi paparan dengan GPAD dan tidak terdapat hubungan signifikan antara penggunaan APD dengan GPAD. Kata Kunci: GPAB, durasi paparan, intensitas kebisingan, APD abstrak bahasa inggris Background: Noise Induced Hearing Loss (NIHL) is a type of sensorineural hearing loss caused by exposure to loud sound in a long term. NIHL influenced by several factors such as noise intensity, duration of exposure and hearing protection equipment. This study aims to determine the relationship of noise intensity, duration of exposure and hearing protection equipment with NIHL. Methods: The design of the study was analytic observasional cross sectional, using the sample technique stratified random sampling. Total population is 330 peoples, with total sample 62 respondens. Data obtained through a direct measurement, medical check-up and questionnaire. The analysis test using the chi-square test and logistic regression. Results: The results obtained noise intensity and duration of exposure have a relationship with NIHL, while hearing protection equipment have no relationship with NIHL. The chi-square test result the p-value for noise intensity 0,004, duration of exposure 0,004 and hearing protection ewuipment 0,089. The logistic regression result, duration of exposure have a relationship more than noise intensity with p-value 0,037 and 0,046. Conclusions: There is a significant relationship on the correlation of noise intensity and duration of exposure with NIHL and there is no relationship between hearing protection equipment with NIHL. Keywords: NIHL, noise intesity, duration of exposure, hearing equipment

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Program Studi: Fakultas Kedokteran > Prodi Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 4233362 . Digilib
Date Deposited: 20 Apr 2016 03:24
Terakhir diubah: 20 Apr 2016 03:24
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/21756

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir