TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN YANG MELARIKAN DIRI (Studi Kasus Di LAPAS BANDAR LAMPUNG KELAS 1A)

Yoga Pratama, 1212011363 (2016) TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN YANG MELARIKAN DIRI (Studi Kasus Di LAPAS BANDAR LAMPUNG KELAS 1A). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK (INGGRIS & INDONESIA).pdf

Download (14Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (652Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (603Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

ABSTRAK TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN YANG MELARIKAN DIRI (Studi Kasus di Lapas Bandar Lampung Kelas 1A) Oleh YOGA PRATAMA Pelaksanaan sistem pemasyarakatan pada hakekatnya juga merupakan upaya untuk membangun manusia Indonesia seutuhnya, sehingga dalam konteks ini pemasyarakatan memiliki peranan yang sangat strategis dalam rangka pembinaan sumber daya manusia, akan tetapi dalam pelaksanaan pembinaan tersebut terdapat permasalahan-permasalahan yang salah satunya adalah warga binaan pemasyarakatan yang melarikan diri. Hal ini tentunya disebabkan faktor-faktor, baik dari dalam maupun luar, tentunya yang berkaitan lansung dengan si warga binaan. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah faktor penyebab warga binaan pemasyarakatan yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Bandar Lampung Kelas 1A? Bagaimanakah upaya menanggulangi warga binaan pemasyarakatan yang melarikan diri di Lapas Bandar Lampung Kelas 1A? Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris, yang menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui studi lapangan, data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, analisis data dilakukan dengan cara analisis kualitatif yaitu dilakukan dengan mendeskrisipkan data yang dihasilkan dalam bentuk penjelasan atau uraian kalimat yang disusun secara sistematis. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat diketahui bahwa faktor penyebab warga binaan pemasyarakatan yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan disebabkan oleh 2 faktor yaitu : faktor penyebab dari dalam (internal) dan faktor dari luar (eksternal). Faktor dari dalam yaitu, kurang memiliki kemampuan penyesuaian diri, faktor ekonomi dan faktor provokasi, faktor dari luar yaitu, lemahnya keamanan dalam LP, faktor perkembangan teknologi dan faktor bencana alam. Upaya menanggulangi warga binaan pemasyarakatan yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan ialah dengan melakukan cara preventif dan represif. Preventif upaya yang dilakukan ialah dengan cara penggeledahan baik yang bersifat rutinitas maupun insidentil dan mengupayakan pendekatan keamanan dan ketertiban. Represif upaya yang dilakukan yaitu dengan memeriksa penghuni yang terindikasi melakukan ganguan keamanan dan ketertiban, lalu mengupayakan melakukan pengamanan secara terbuka dan pengamanan tertutup. Adapun saran dalam penelitian ini adalah untuk menunjang penanggulangan pelarian narapidana perlu di dukung dengan sarana dan prasarana yang cukup begitu pula dengan peningkatan kualitas SDM (sumber daya manusia). hendaknya pihak lapas perlu meningkatkan kerja sama dengan pihak instansi lainya yang termasuk dalam ICJS (integrated Criminal justice system) dalam hal pengamanan keamanan dan ketertiban di lapas. Skill individu tentunya guna menunjang keberhasilan keamanan, dan juga perlunya perubahan infrastruktur gedung lapas yang lebih besar, untuk menciptakan keadaan lapas yang lebih tertib dan damai, bentuk pencegahan seperti penggeledahan perlu ditingkatkan agar mencegah sedini mungkin terjadinya warga binaan pemasyrakatan yang melarikan diri. Kata kunci : Tinjauan Kriminologi, Warga Binaan, Melarikan Diri. ABSTRACT REVIEW OF PRISONERS CRIMINOLOGICAL THE ESCAPE (Case Study in Prisons Bandar Lampung Class 1A) By YOGA PRATAMA Implementation of the penitentiary system in essence is also an effort to build a complete Indonesian man, so in this context correctional have a strategic role in order to develop human resources, but in the implementation of the development there are problems, one of which is the prisoners who escaped. This is certainly due to factors, both inside and outside, of course, related directly to the inmates. The issues in this study is whether the factors causing the prisoners who escaped from prisons Bandar Lampung Class 1A? How to tackling prisoners who escaped in prisons Bandar Lampung Class 1A? This study uses the approach of juridical normative and empirical, which uses primary data and secondary data, The primary data obtained through field studies, secondary data obtained through library, Data analysis is done by means of qualitative analysis is done by mendeskrisipkan data generated in the form of an explanation or description of sentence systematically arranged. Based on the results of research and discussion it can be seen that the factors causing the prisoners who escaped from prisons is caused by two factors: causal factor of the (internal) and external factors (external). Factors in ie, lack adaptability, economic factors and provocation factors, external factors, namely, the lack of security in the LP, technological development factors and factors of natural disasters. Efforts to tackle prisoners who escaped from prisons is to perform preventive and repressive manner. Preventive efforts is a way shakedown both routine and incidental and seek approach to security and order. Repressive efforts made by examining the occupants indicated to disturbance of security and order, and strive to safeguard an open and closed security. The suggestion in this study is to support the runaway convict necessary countermeasures supported by sufficient facilities and infrastructure as well as improving the quality of HR (human resources). prisons should the need to increase cooperation with other agencies included in ICJS (Integrated Criminal justice system) in terms of securing peace and order in prisons. individual skills course in order to support the success of the security, and also the need for changes in infrastructure building bigger prisons, state prisons to create a more orderly and peaceful, like a shakedown form of prevention should be intensified so as early as possible to prevent the occurrence of inmates escaping pemasyrakatan. Keywords: Overview criminological, Citizens Patronage, Escape.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek:
Program Studi: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Pengguna Deposit: 32695012 . Digilib
Date Deposited: 21 Apr 2016 08:29
Terakhir diubah: 21 Apr 2016 08:29
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/21823

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir