UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK (Studi di Polresta Bandar Lampung)

SAFA AISYAH UTAMI , 1212011304 (2016) UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK (Studi di Polresta Bandar Lampung). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (17Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (547Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (485Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK Tindak pidana pemerkosaan terhadap anak menjadi sebuah problematika di masyarakat karena semakin marak dari tahun ke tahun, tindak pidana pemerkosaan terhadap anak adalah suatu tindakan yang dilarang khususnya diatur dalam Pasal 76 D dan hukumannya diatur dalam Pasal 81 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Upaya kepolisian dimana kepolisian merupakan garda terdepan dalam penegakan hukum sangat berpengaruh dalam menanggulangi tindak pidana pemerkosaan terhadap anak. Dalam skripsi ini akan dibahas beberapa masalah yakni: Bagaimana upaya kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana pemerkosaan terhadap anak, Apakah faktor yang menghambat dalam menanggulangi tindak pidana pemerkosaan terhadap anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris, pendekatan yuridis normative ini dilaksanakan dengan mempelajari norma atau kaidah hukum dan azas-azas hukum tentang upaya kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana pemerkosaan terhadap anak, selanjutnya pendekatan empiris dilakukan melalui wawancara dengan informan penelitian. Metode penyajian data dilakukan dengan cara diseleksi, diklarifikasikan dan disistematiskan yang kemudian akan dianalisis dengan metode induktif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan penulis terhadap upaya kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana pemerkosaan terhadap anak, maka dinyatakan bahwa upaya kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana pemerkosaan terhadap anak dilakukan dengan langkah pre-emtif, preventif dan represif. Langkah pre-emtif dilakukan dengan cara pendekatan ke masyarakat melalui pola himbauan tentang nilai-nilai moral yang baik dan edukatif supaya mengecilkan faktor-faktor peluang timbulnya tindak pidana pemerkosaan terhadap anak. Langkah preventif merupakan upaya pencegahan yang dilakukan dengan Safa Aisyah Utami cara wacana penyuluhan serta sosialisai dan razia dari kepolisian. Kemudian langkah represif dilakukan dengan cara penegakan hukum yang mengacu kepada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Faktor-faktor penghambat dalam menanggulangi tindak pidana pemerkosaan terhadap anak yakni kurangnya kesadaran hukum dari masyarakat untuk lebih peduli dan ikut andil dalam membantu penegak hukum untuk menanggulangi tindak pidana pemerkosaan terhadap anak, masyarakat perlu menyadari pentingnya akan manfaat atas penanggulangan tindak pidana pemerkosaan terhadap anak. Adapun saran yang dapat penulis sampaikan yaitu hendaknya dalam upaya penanggulangan tindak pidana pemerkosaan terhadap anak yang semakin naik, kepolisian hendaknya lebih aktif lagi untuk melibatkan masyarakat, mengingat kesadaran hukum masyarakat masih kurang mengenai tindak pidana pemerkosaan terhadap anak, kepolisian jangan hanya berpatok pada ketentuan peraturan yang ada melainkan menemukan upaya yang lebih efektif untuk menanggulangi tindak pidana pemerkosaan terhadap anak. Kata Kunci: Upaya Kepolisian, Menanggulangi, Pemerkosaan Anak

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Hukum Pidana
Hukum Pidana > KZ Law of Nations
Program Studi: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Depositing User: 23994436 . Digilib
Date Deposited: 27 Apr 2016 07:28
Last Modified: 27 Apr 2016 07:28
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/21963

Actions (login required)

View Item View Item