KEMITRAAN ANTAR STAKEHOLDER DALAM MENYUKSESKAN PROGRAM GENERASI BERENCANA BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

YOSI SUSANTI, 0916041065 (2016) KEMITRAAN ANTAR STAKEHOLDER DALAM MENYUKSESKAN PROGRAM GENERASI BERENCANA BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
FIle PDF
ABSTRAK BAHASA INGGRIS & INDONESIA.pdf

Download (21Kb) | Preview
[img] FIle PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (1485Kb)
[img]
Preview
FIle PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1254Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK YOSI SUSANTI Program Generasi Berencana (GenRe) merupakan program akselerasi BPPKB guna mencapai target MDG’s pengendalian penduduk di tahun 2015. Pelaksanaan program ini memerlukan mitra dari beberapa pihak (stakeholder), mengingat masih terdapat beberapa kendala dalam melaksanakan program BPPKB guna mengendalikan dan membangun penduduk yang berkualitas di Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pola kemitraan antar stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan program GenRe BPPKB Kabupaten Lampung Tengah, beserta kendala-kendalanya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) Stakeholder yang berkepentingan adalah Lembaga Pendidikan (Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi di Kabupaten Lampung Tengah) dan Masyarakat (Organisasi-organisasi Masyarakat dan Karang Taruna kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah). (2) Upaya yang dilakukan BPPKB Kabupaten Lampung Tengah dengan stakeholder dalam bermitra guna mensukseskan program GenRe dilaksanakan dengan cukup baik, walaupun terdapat beberapa kelemahan karena belum adanya batasan yang jelas antar stakeholder yang terlibat. (3) Pola hubungan kemitraan antara BPPKB Kabupaten Lampung Tengah dapat dikategorikan kedalam Pseudo Partnership atau kemitraan semu. (4) Kendala-kendala: (a) Minimnya sumber daya keuangan untuk pelaksanaan program GenRe; (b) Belum adanya regulasi teknis yang mendorong terbentuknya hubungan yang sinergis antara BPPKB Kabupaten Lampung Tengah dengan stakeholder dalam pelaksanaan program GenRe; (c) kurang aktifnya beberapa kader PIK masyarakat dalam mengikuti kegiatan pada program GenRe BPPKB Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini merekomendasikan beberapa hal, yakni: (1) Perlu adanya keterlibatan yang lebih dari berbagai stakeholder, yakni pemerintah daerah, para kader PIK R/M, atau bahkan mempertimbangkan untuk melibatkan pihak swasta yang tepat sehingga diharapkan pelaksanaan program Generasi Berencana dapat memiliki dukungan secara finansial yang lebih mapan. Dalam menjalin hubungan kerja sama pihak BPPKB Kabupaten Lampung Tengah dengan masing-masing stakeholder harus membangun sikap saling terbuka dan percaya; (2) BPPKB Kabupaten Lampung Tengah perlu melakukan kesepakatan atau kesepemahaman dengan stakeholder yang terlibat mengenai teknis kerja sama, hak dan kewajiban serta peran masing-masing stakeholder dan kegiatan –kegiatan yang akan dilakukan dalam pelaksanaan program GenRe; (3) Pelaksanaan program Generasi Berencana BPPKB Kabupaten Lampung Tengah ini dapat diarahkan kepada bentuk kemitraan yang seimbang antara BPPKB Kabupaten Lampung Tengah dengan stakeholdernya; (4) pembinaan yang diberikan kepada kader PIK R/M tidak hanya dalam bentuk yang general tetapi lebih intensif dan terjadwal per PIK R/M yang ada serta mengupayakan jumlah anggaran keuangan yang relevan ke pihak yang berwenang. Kata kunci: Pembangunan Penduduk, Program Generasi Berencana, Kemitraan Antar Stakeholder. ABSTRACT The Generasi Berencana Program is an acbcelerate program of BPPKB to achieve population control targets in 2015. Implementation of this program requirespartners from several parties (stakeholders), since there are still some obstacles in implementing the BPPKB program in order to control and build up the population that qualified at Central Lampung Regency. This research aims to describe and analyze patterns of partnership among stakeholders involved in implementation of The Generasi Berencana program in Central Lampung Regency BPPKB, include obstacles of its The method used in this research is descriptive research type with qualitative approach. Data collected by interview, documentation and observation. The result of this research is (1) interested stakeholders are educational institutions(Junior Hight School, Senior Hight School, college) and society (societies organitation and youth community in Lampung Tengah Regency). (2) efforts that is did Central lampung regency with stakeholders in relastion to success The Generasi Berencana program is did good enough, although ther is some weakness because there is no clear limited among stakeholders. (3) partnership patterns among BPPKB of Central Lampung Regency can be called in Pseudo partnership. (4) there obstacles are (a) less of money resourch to do The Generasi Berencana program. (b) there is no regulation method to incrise formed of relation that synergies among BPPKB Central lampung Regency. (c) less off some society that members of PIK R/M activity in Central lampung Regency program. This research recommends a few things, namely: (1) need more involvement from stakeholder, they are region government, some PIK R/M members and consider to need the exact private agency, so it is hoped implementation of The Generasi Berencana program can support as more exact financial. In partnership by BPPKB Central lampung Regency with each stakeholders shoul build up available and believe. (2) BPPKB of Central lampung Regency should do agreement with stakeholders stay in partnership method, rightfull and duty and then actor of stakeholders and activities are done in implementation of The Generasi berencana program. (3) Implementation of The Generasi Berencana program can be aimed for balance parthership among BPPKB of Central Lampung Regency with its stakeholders. (4) founding is given by PIK R/M members not only generally but also intensive and schedule every PIK R?M and then help relevan estimate for Agency have authority. Key word: Construction of the Population, The generasi Berencana Program, Partnership Among Stakeholders

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > H Social Sciences (General)
> HQ The family. Marriage. Woman
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Administrasi Negara
Pengguna Deposit: 89366367 . Digilib
Date Deposited: 22 Jun 2016 06:55
Terakhir diubah: 22 Jun 2016 06:55
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/22627

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir