PERBANDINGAN PERFORMA PRODUKSI KAMBING SABURAI BETINA DI DUA WILAYAH SUMBER BIBIT KABUPATEN TANGGAMUS

LISA YULIANI , (1214141047) (2016) PERBANDINGAN PERFORMA PRODUKSI KAMBING SABURAI BETINA DI DUA WILAYAH SUMBER BIBIT KABUPATEN TANGGAMUS. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (87Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2126Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2126Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK Kambing Saburai dihasilkan dari persilangan secara grading up antara kambing Boer jantan dengan Peranakan Etawah (PE) betina. Performa produksi merupakan parameter yang dapat digunakan untuk mengetahui kualitas bibit kambing. Pertumbuhan dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk membandingkan performa produksi Kambing Saburai di Kecamatan Gisting dan Sumberejo. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode survey, penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan adalah 180 ekor Kambing Saburai betina. Peubah yang diamati meliputi bobot lahir, bobot sapih, dan bobot satu tahun, pertambahan bobot badan harian (PBBH) prasapih, dan PBBH pascasapih. Data yang peroleh diuji dengan uji t-student pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata bobot lahir, bobot sapih, bobot setahunan, PBBH prasapih, dan PBBH pascasapih Kambing Saburai di Kecamatan Gisting dan Sumberejo berbeda tidak nyata (P>0,05) dengan nilai masing-masing berturutturut (3,3+0,4 kg vs 3,1+0,3 kg); (16,1+3,4 kg vs 14,9+3,7 kg); (37,2+5,0 kg vs 34,7+5,2 kg); (142,4+38 g/ekor/hari vs 131,0+45 g/ekor/hari); dan (76,8+23,3 g/ekor/hari vs 71,8+14,7 g/ekor/hari). Kata kunci : Performa produksi, grading up, Kambing Boer, dan Kambing Peranakan Etawah. ABSTRACT] Saburai Goats generated by grading up of a cross between a male Boer goat with females Etawah Crossbreed. The production performance of a parameter that can be used to determine the quality of seeds goats. Growth is influenced by genetic and environmental factors. The study was conducted in order to compare the production performance of Saburai Goat in Gisting and Sumberejo Districts. The experiment was conducted using survey methods, sampling using purposive random sampling method. The samples used are 180 Saburai female goat. The parameters observed birth weight, weaning weight, and the weight of one year, the daily body weight gain pre-weaning, and post-weaning. The results showed that the average birth weight, weaning weight, weight of one year, daily body weight gain pre-weaning, and post-weaning Saburai Goat in Gisting District and Sumberejo District is no significant (P> 0.05) with each consecutive value succession (3,3+0,4 kg vs 3,1+0,3 kg); (16,1+3,4 kg vs 14,9+3,7 kg); (37,2+5,0 kg vs 34,7+5,2 kg); (142,4+38 g/head/day vs 131,0+45 g/head/day); and (76,8+23,3 g/head/day vs 71,8+14,7 g/head/day). Keywords: Performance of production, grading up, Boer Goat and Etawah Crossbreed Goat.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pertanian > Budidaya hewan
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Peternakan
Depositing User: 18175262 . Digilib
Date Deposited: 22 Jun 2016 04:15
Last Modified: 22 Jun 2016 04:15
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/22718

Actions (login required)

View Item View Item