STUDI KONDISI IKAN PADA KAWASAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI DESA MARGASARI KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI LAMPUNG TIMUR

MIFTAKUL HUDA , (1217021048) (2016) STUDI KONDISI IKAN PADA KAWASAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI DESA MARGASARI KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI LAMPUNG TIMUR. UNIVERSITAS LAMPUNG, FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (8Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (3356Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2861Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur merupakan desa yang memiliki hutan mangrove seluas 6,65% dari total hutan mangrove di Provinsi Lampung yaitu 10.533,676 hektar, yang difungsikan sebagai kawasan restorasi dan rehabilitasi. Penduduk di sekitar area mangrove umumnya bekerja dengan mengusahakan tambak dan mencari ikan yang terdapat pada ekosistem tersebut, sehingga kondisi ikan di area mangrove kemungkinan besar dipengaruhi oleh aktivitas tersebut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2015 di Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur dan bertujuan untuk mengetahui status kondisi ikan berdasarkan nilai Liver Somatic Index (LSI), Gonad Somatic Index (GSI), dan analisis isi lambung pada spesies ikan serta kualitas air yang di temukan di teluk maupun laut terbuka ekosistem mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi ikan pada teluk ekosistem mangrove berdasarkan nilai LSI dan GSI dalam keadaan baik kecuali pada 3 jenis ikan Keting (Mystus nigriceps) di teluk mangrove, serta Kedukang (Arius sagor) dan Keting (Mystus nigriceps) yang didapat di laut terbuka ekosistem mangrove. GSI ikan pada teluk ekosistem mangrove dengan rata-rata 3,23 yang menandakan perkembangan gonad jenis ikan tersebut cukup baik. Nilai LSI tertinggi terdapat pada ikan keting yang didapat di laut terbuka 19,12 sedangkan nilai GSI tertinggi terdapat pada ikan belanak 8,06. Pada analisis isi lambung menunjukkan bahwa makanan makro (udang) merupakan pakan utama untuk beberapa jenis ikan dengan jumlah tertinggi pada ikan kuro 93,75 % dan pakan mikro fitoplankton (Nitzschia sp) ditemukan pada semua jenis ikan yang di tangkap sebagai pakan pelengkap, kecuali pada ikan sembilang dan belanak sebagai pakan utama. Kata Kunci: teluk ekosistem mangrove, LSI, GSI, analisis isi lambung, kualitas perairan mangrove

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek:
Program Studi: FAKULTAS MIPA > Prodi Biologi
Pengguna Deposit: 2663746 . Digilib
Date Deposited: 24 Jun 2016 01:44
Terakhir diubah: 24 Jun 2016 01:44
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/22827

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir