STUDI AIR TANAH BERBASIS GEOGRAPHICS INFORMATION SYSTEM (GIS) DI KOTA BANDAR LAMPUNG

DHENI SAPUTRA JP, 1115011019 (2016) STUDI AIR TANAH BERBASIS GEOGRAPHICS INFORMATION SYSTEM (GIS) DI KOTA BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
FIle PDF
ABSTRAK (Indonesia + inggris) Dheni Saputra JP_1115011019.pdf

Download (14Kb) | Preview
[img] FIle PDF
Skripsi Full.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (9Mb)
[img]
Preview
FIle PDF
Skripsi Tanpa Pembahasan.pdf

Download (7Mb) | Preview

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk memberikan informasi dan gambaran umum kepada masyarakat tentang air tanah yang ada dengan cara menginventarisasi, mengeksploitasi, mengeksplorasi dan konservasi air tanah di Kota Bandar Lampung. Studi ini menggunakan program Geographics Information System (GIS) yang didukung dengan data sekunder berupa peta Bandar Lampung, data air tanah serta data curah hujan dari 4 stasiun dari tahun 1995-2014. Dalam penelitian ini dilakukan digitasi terhadap peta yang terdiri dari peta kondisi eksisting Bandar Lampung yang selanjutnya dioverlay dengan titik lokasi sumur bor menggunakan program GIS. Selain proses digitasi, dilakukan pula analisa neraca air tanah yakni antara tinggi air pengambilan sumur bor dengan tinggi hujan yang terinfiltrasi. Hasil dari penelitian didapatkan nilai keseimbangan air di tiap zona infiltrasi pada tahun 2006 yakni untuk zona infiltrasi <1.10-2 cm/detik selisihnya sebesar 7,909 m/tahun, zona infiltrasi antara 1.10-2 - 2.10-2 cm/detik selisih 7,896 m/tahun dan zona infiltrasi > 2.10-2 cm/detik 7,881 m/tahun. Jika diasumsikan setiap tahun mengalami peningkatan jumlah sumur sebesar 10% maka pada tahun 2016, untuk zona infiltrasi <1.10-2 cm/detik selisihnya sebesar 7,896 m/tahun, zona infiltrasi antara 1.10-2 - 2.10-2 cm/detik selisih 7,863 m/tahun dan zona infiltrasi >2.10-2 m/detik 7,823 m/tahun. Dari hasil analisa tersebut bisa disimpulkan pada tahun 2016 air tanah masih mencukupi untuk kebutuhan Kota Bandar Lampung, namun jika di lanjutkan sampai tahun 2079 kemungkinan akan mengalami krisis air tanah. Kata kunci : air tanah, neraca air, Geographics Information System (GIS) abstrak bahasa inggris This study was conducted to provide information and an overview of the general public about the groundwater by means of an inventory, exploiting, exploring and conservation of ground water in the city of Bandar Lampung. The study used a program Geographic Information System (GIS) which is supported by secondary data in Bandar Lampung maps, ground water data and rainfall data from four stations of the year 1995-2014. In this research, digitization of the map consists of a map of the existing condition Bandar Lampung here in after overlay with location points wellbore using a GIS program. In addition to the digitization process was also conducted analysis of the soil water balance between the highwater collection wells drilled with high rainfall which infiltrated. Results of the research showed the equilibrium value of water in each zone of infiltration in the year 2006, that for the infiltration zone <1.10-2 cm/sec difference of 7.909 m/year, infiltration zone between 1.10-2 - 2.10-2 cm/sec difference of 7,896 m/year and infiltration zone >2.10-2 cm/sec 7.881 m/year. If we assume that each year has increased the number of wells by 10%, then in 2016, for the zone of infiltration <1.10-2 cm/sec difference of 7,896 m/year, infiltration zone between 1.10-2 - 2.10-2 cm/sec difference of 7.863 m / year and infiltration zone >2.10-2 cm/sec 7.823 m/year. From this analysis it can be concluded in 2016 groundwater is still insufficient for the needs of Bandar Lampung, but if it was continued until the year 2079 is likely to experience a crisis groundwater. Keywords : ground water, water balance, Geographic Information System (GIS)

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > Teknologi (General)
> Teknologi (General)
Teknologi (General)
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi S1-Teknik Sipil
Pengguna Deposit: 69893330 . Digilib
Date Deposited: 24 Jun 2016 06:15
Terakhir diubah: 24 Jun 2016 06:15
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/22879

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir