FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TIDAK TERCAPAINYA REALISASI PEMUNGUTAN RETRIBUSI TERMINAL (Studi Kasus di Terminal RajaBasa)

Defi Yunia Sari, 1216021032 (2016) FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TIDAK TERCAPAINYA REALISASI PEMUNGUTAN RETRIBUSI TERMINAL (Studi Kasus di Terminal RajaBasa). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (18Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2129Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1798Kb) | Preview

Abstrak

Sumber keuangan daerah merupakan sumber yang sangat penting yang dapat digunakan untuk meningkatkan pembangunan daerah. Salah satu sumber yang selama ini dianggap potensial untuk meningkatkan keuangan daerah yaitu melalui retribusi terminal. Retribusi terminal merupakan penyedia jasa angkutan umum yang berfungsi untuk dapat memberikan pelayanan kemudahan, kenyamanan dan rasa aman kepada pengguna jasa angkutan umum. Namun pada kenyataannya yang terjadi masyarakat baik dari dalam maupun dari luar Kota Bandar Lampung merasa tidak nyaman dan khawatir apabila memasuki terminal sehingga hal tersebut mengakibatkan penerimaan retribusi terminal pada tahun 2011-2015 tidak mencapai target yang sudah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan faktor-faktor penyebab tidak tercapainya realisasi pemungutan retribusi terminal pada tahun 2011-2015 dengan studi pada Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang mendeskripsikan atau menggambarkan mengenai pelaksanaan faktor-faktor yang mempengaruhi tidak tercapainya realisasi pemungutan retribusi terminal pada Dinas Perhubungan Kota Bnadar Lampung. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui proses wawancara, observasi dan dokumentasi Berdasarkan hasil penelitian ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi tidak tercapainya realisasi pemungutan retribusi terminal, yaitu (1) Penurunan jumlah penumpang angkutan kota. (2) Adanya persaingan antara mobil travel dan mobil rental. (3) Adanya perbaikan jalan baypass dan (4) Kurangnya rasa tanggung jawab petugas pemungut serta kurangnya kesadaran supir angkutan umum dalam membayar retribusi. Hal ini dikarenakan belum optimalnya faktor pengawasan sehingga menyebabkan petugas pemungut kurang bertindak tegas terhadap supir angkutan yang tidak mentaati peraturan yang telah ditentukkan. Kata Kunci : Disiplin Kerja, Pengawasan, Pengetahuan Organisasi, Retribusi Terminal THE FACTORS CAUSING THE FAILURE TO ACHIEVE THE REALIZATION OF LEVY BUS STATION (Case Study In Terminal RajaBasa) Sources of funding is a very important source that can be used to enhance regional development. One of the sources that had been considered a potential to improve local finance, namely through the terminal charges. Levy is a provider of public transport services which serve to be able to provide service convenience, comfort and security to the users of public transport services. But in fact happened society both from within and from outside the city of Bandar Lampung feel uncomfortable and worried when entering the terminal so that it resulted in the acceptance of terminal charges in the years 2011-2015 did not achieve the targets set. This study aimed to analyze the implementation of the factors causing the failure to achieve the realization of fee collection terminal in the years 2011-2015 to study at the Department of Transportation in Bandar Lampung. The method used is a qualitative method that describe or depict the execution of the factors that affect the realization of not achieving retribution collection terminal in Lampung Bnadar Transportation Agency. The data in this study were obtained through interviews, observation and documentation. Based on research results there are other factors that affect the levy is a (1). Decrease in the number of passengers (2) their travel and rental car competition (3) the improvement of roads baypass and (4) the lack of a sense of responsibility of the officer as well as lack of awareness of drivers of publick transport in the pay levy. This is due to non optimal control factor causing less collector officiers act decisively against transport drivers who do not obey the rules that have been determined. Keywords: Work Discipline, Monitoring, Organizational Knowledge, Levy

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: H Ilmu Sosial = Social Sciences
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: 4159505 . Digilib
Date Deposited: 21 Jul 2016 07:34
Last Modified: 21 Jul 2016 07:34
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/23029

Actions (login required)

View Item View Item