STUDY RECOVERY D-(+)-GLUKOSAMIN HIDROKLORIDA DENGAN METODE EKSTRAKSI PELARUT

Sofian Sumilat Rizki, 1217011055 (2016) STUDY RECOVERY D-(+)-GLUKOSAMIN HIDROKLORIDA DENGAN METODE EKSTRAKSI PELARUT. UNIVERSITAS LAMPUNG, FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (7Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2554Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2365Kb) | Preview

Abstrak

Pada penelitian ini, telah dilakukan uji kelarutan senyawa glukosamin hidroklorida dengan cara melarutkan sebanyak 100 mg glukosamin hidroklorida pada aquades, metanol, etanol, propanol, isopropanol, dan butanol. Kemudian dilakukan rekristalisasi pada glukosamin hidroklorida dengan cara melarutkan 100 mg glukosamin hidroklorida dengan 1 mL aquades, setelah itu ditambahkan secara perlahan pelarut metanol. Selanjutnya diulangi menggunakan pelarut etanol, propanol, isopropanol, dan butanol. Dari hasil penelitian didapat kristal glukosamin hasil rekristalisasi dengan etanol, propanol dan isopropanol. Sedangkan dengan metanol dan butanol tidak terbentuk kristal. Rendemen yang didapat dari hasil rekristalisasi dengan etanol, propanol, dan isopropanol bertutur-turut adalah 62,54%, 70,73%, dan 91,93%. Selanjutnya kristal glukosamin hidroklorida hasil rekristalisasi dikarakterisasi dengan X-Ray diffraction (XRD), Atomic-force microscopy (AFM), Scanning electron microscopy (SEM), dan thermal gravimetry analyser (TGA). Hasil karakterisasi dengan TGA menunjukan dekomposisi glukosamin hidroklorida standar dengan glukosamin hidroklorida hasil rekristalisasi tidak mengalami perubahan dekomposisi yang signifikan. Kata Kunci : glukosamin hidroklorida, rekristalisasi, thermal gravimetry analyser, x-ray diffraction, scanning electron microscopy. abstrak bahasa inggris In this study, the glucosamine hydrochloride solubility investigated by dissolving about 100 mg of glucosamine hydrochloride in distilled water, methanol, ethanol, propanol, isopropanol, and butanol. As much as 100 mg of glucosamine hydrochloride dissolved in 1 mL of distilled water then added methanol solvent to obtain crystalline form. Avariety of solvent such as ethanol, propanol, isopropanol, and butanol used to supplant the methanol in recrystallization process. Crystaline compound obtained from some solvents except recrystallized with methanol and butanol. The yield obtained from recrystallization with ethanol, propanol, and isopropanol speak are respectively 62.54%, 70.73% and 91.93%. Furthermore, the results recrystallized glucosamine hydrochloride crystals characterized by X-ray diffraction (XRD), Atomic-force microscopy (AFM) Scanning electron microscopy (SEM), and thermal gravimetry analyzer (TGA). Characterization by TGA indicates the decomposition of glucosamine hydrochloride standard with recrystallized glucosamine hydrochloride give insignificant decomposition result. Keywords : glucosamine hydrochloride, recrystallization, thermal gravimetry analyzer, x-ray diffraction, Atomic-force microscopy, scanning electron microscopy.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Q Science (General)
Program Studi: Fakultas MIPA > Prodi Kimia
Depositing User: 6971513 . Digilib
Date Deposited: 25 Jul 2016 07:31
Last Modified: 25 Jul 2016 07:31
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/23111

Actions (login required)

View Item View Item