TANGGUNG JAWAB MASKAPAI PENERBANGAN UDARA TERHADAP PENUMPANG YANG MENGALAMI KEHILANGAN BARANG (Studi Pada PT Sriwijaya Airlines)

KATHERINE RUTH ULIBASA HUTASOIT, 1212011162 (2016) TANGGUNG JAWAB MASKAPAI PENERBANGAN UDARA TERHADAP PENUMPANG YANG MENGALAMI KEHILANGAN BARANG (Studi Pada PT Sriwijaya Airlines). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK .pdf

Download (164Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2102Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1798Kb) | Preview

Abstrak

Angkutan udara merupakan salah satu alat transportasi yang paling banyak diminati masyarakat Indonesia karena terasa lebih nyaman serta menghemat waktu. Terselenggaranya suatu pengangkutan udara dalam kegiatan pengangkutan memiliki banyak permasalahan seperti pada maskapai penerbangan udara PT Sriwijaya Airlines yaitu keterlambatan penerbangan; kecelakaan pesawat yang mengakibatkan meninggal dunia atau cacat tetap; serta rusak, musnah atau kehilangan barang yang diletakkan pada bagasi tercatat. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah kapan beralihnya tanggung jawab maskapai penerbangan udara PT Sriwijaya Airlines, proses penyelesaian klaim terhadap kehilangan barang, dan bentuk tanggung jawab maskapai penerbangan udara PT Sriwijaya Airlines terhadap penumpang yang mengalami kehilangan barang. Penelitian ini adalah penelitian normatif terapan dengan tipe penelitian deskriptif. Pendekatan masalah yang digunakan adalah pendekatan normatif terapan. Data yang digunakan adalah data primer, yaitu dokumen tiket penumpang dan tanda pengenal bagasi, data yang diperoleh melalui wawancara kepada Leader Customer Relation Kantor Pusat PT Sriwijaya Airlines di Tangerang dan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier, kemudian analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beralihnya tanggung jawab dimulai sebelum masa penerbangan (pre-flight service) yaitu pada saat pembelian tiket dan penyerahan bagasi, pada saat penerbangan (in-flight service) yaitu pelayanan yang baik atau rasa aman untuk sampai di tujuan dengan selamat, dan berakhir setelah penerbangan (post-in flight service) yaitu pada saat penumpang mengambil kembali barang bawaannya di terminal kedatangan bandar udara yang dituju. Proses penyelesaian klaim kehilangan barang yaitu penumpang melaporkan kehilangan barang di kantor pelayanan lost and found, penumpang memberikan waktu kepada pihak maskapai selama 14 hari untuk melakukan pencarian, setelah 14 hari barang tidak ketemu maka barang dapat dinyatakan hilang dan penumpang diberikan ganti kerugian. Bentuk tanggung jawab maskapai penerbangan udara PT Sriwijaya Airlines berdasarkan prinsip tanggung jawab atas dasar kesalahaan (liability based on fault) berbentuk ganti kerugian dengan cara melakukan pencarian barang selama 14 hari kalender barang ditemukan, barang tersebut dikembalikan kepada penumpang yang namanya tercantum dalam tanda pengenal bagasi; barang tidak ketemu pihak maskapai penerbangan udara PT Sriwijaya Airlines memberikan ganti kerugian sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara. Kata Kunci: Tanggung Jawab, Maskapai Penerbangan, Kehilangan Barang.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Hukum Pidana
Program Studi: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Depositing User: 8569947 . Digilib
Date Deposited: 08 Aug 2016 06:39
Last Modified: 08 Aug 2016 06:39
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/23343

Actions (login required)

View Item View Item