PENGARUH FRAKSI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH DAN SIRIH HIJAU TERHADAP PERTUMBUHAN KOLONI, SPORULASI DAN PERKECAMBAHAN SPORA Colletotrichum musae (Berkeley et Curtis) Arx SECARA IN VITRO

Fransiskus Ellyando Sinaga, 1114121090 (2016) PENGARUH FRAKSI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH DAN SIRIH HIJAU TERHADAP PERTUMBUHAN KOLONI, SPORULASI DAN PERKECAMBAHAN SPORA Colletotrichum musae (Berkeley et Curtis) Arx SECARA IN VITRO. UNIVERSITAS LAMPUNG, FAKULTAS PERTANIAN.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (8Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1147Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1148Kb) | Preview

Abstrak

Penyakit antraknosa merupakan salah satu penyakit yang menyerang buah pisang. Penyakit pascapanen ini disebabkan oleh Colletotrichum musae. Salah satu alternative yang dapat digunakan untuk mengendalikan serangan penyakit tersebut adalah dengan menggunakan fungisida nabati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fraksi ekstrak daun sirih merah dan hijau terhadap pertumbuhan koloni, sporulasi, dan perkecambahan spora C. musae. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Lampung pada bulan September hingga November 2015. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan enam perlakuan dalam empat ulangan. Perlakuan tersebut adalah fungisida kimiawi berbahan aktif iprodion, kontrol, fraksi sirih merah dalam pelarut akuades, fraksi sirih merah dalam pelarut alkohol, fraksi sirih hijau dalam pelarut akuades dan fraksi sirih hijau dalam pelarut alkohol. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam, kemudian dilanjutkan dengan Uji BNT (Beda Nyata Terkecil) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi ekstrak daun sirih merah dan hijau dalam pelarut alkohol mampu menekan dan menghambat pertumbuhan koloni, sporulasi, dan perkecambahan spora C. musae. Penggunaan pelarut alkohol dalam proses ekstraksi memberikan hasil yang berbeda dengan penggunaan pelarut akuades. Daun sirih merah dan hijau yang diekstraksi dengan pelarut alkohol terbukti mampu menekan dan menghambat pertumbuhan koloni, sporulasi, dan perkecambahan spora C. musae. Kata kunci: Colletotrichum musae, daun sirih merah, daun sirih hijau, pelarut alkohol, pelarut akuades.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pertanian > Budidaya tanaman
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Agroteknolgi
Depositing User: 4849025 . Digilib
Date Deposited: 11 Aug 2016 04:20
Last Modified: 11 Aug 2016 04:20
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/23373

Actions (login required)

View Item View Item