PELAKSANAAN AKAD RAHN TASJILY DALAM PRODUK AMANAH PADA PT PEGADAIAN CABANG PEGADAIAN SYARIAH RADIN INTAN BANDAR LAMPUNG

MUHAMMAD RIZKI KURNIAWAN, 1212011221 (2016) PELAKSANAAN AKAD RAHN TASJILY DALAM PRODUK AMANAH PADA PT PEGADAIAN CABANG PEGADAIAN SYARIAH RADIN INTAN BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (77Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1533Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1405Kb) | Preview

Abstrak

Kendaraan dimasa kini telah menjadi kebutuhan manusia, membawa akibat berkembangnya pembiayaan oleh lembaga keuangan sistem konvensional untuk pembelian kendaraan. Akan tetapi, sebagian masyarakat muslim menganggap pembiayaan yang berkembang saat ini mengandung unsur riba. Selanjutnya PT Pegadaian Cabang Pegadaian Syariah Radin Intan Bandar Lampung melakukan pengembangan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan dengan prinsip syariah, yaitu pembiayaan Amanah dengan akad rahn tasjily. Berdasarkan hal tersebut maka permasalahan yang dikemukakan adalah bagaimanakah pelaksanaan akad rahn tasjily dalam produk Amanah pada PT Pegadaian Cabang Pegadaian Syariah Radin Intan Bandar Lampung, bagaimana hak dan kewajiban para pihak dalam pelaksanaan akad rahn tasjily dan bagaimanakah penyelesaian hukum apabila nasabah melakukan wanprestasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah normatif-empiris. Pendekatan masalah yang digunakan adalah pendekatan normatif terapan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, studi dokumen, dan wawancara kepada pihak yang terlibat. Terkait data yang diperoleh selanjutnya akan diolah melalui tahap-tahap seleksi data, klasifikasi data dan sistematika data yang kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan akad rahn tasjily pada pembiayaan Amanah pada Cabang Pegadaian Syariah Radin Intan telah sesuai dengan ketentuan hukum Islam serta peraturan yang ditetapkan oleh PT Pegadaian dan pelaksanaan akad menimbulkan hak dan kewajiban antara Cabang Pegadaian Syariah Radin Intan Bandar Lampung dengan nasabah yang di muat dalam perjanjian baku berupa ”Akad Rahn Tasjily”. Penyelesaian sengketa apabila nasabah melakukan wanprestasi dapat melalui musyawarah untuk mufakat ataupun Pengadilan Agama. Berdasarkan kesimpulan di atas diajukan saran sebagai berikut: Pegadaian syariah lebih mensosialisasikan jenis pembiayaan yang menggunakan akad rahn tasjily, agar menjadi alternatif bagi masyarakat terhadap pembiayaan berprinsip syariah. Pegadaian Syariah perlu menjelaskan lebih rinci biaya pemeliharaan didalam akad, agar tidak terjadi kebingungan bagi nasabah (rahin) dengan biaya pemeliharaan. Pegadaian pada Divisi Syariah mengkaji lebih mendalam tentang akad pembiayaan Amanah sehingga diperoleh akad yang lebih baik kedepannya. Kata Kunci : Akad Rahn Tasjily, Pembiayaan Amanah, Kendaraan

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Criminal law
Program Studi: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Depositing User: 8569093 . Digilib
Date Deposited: 22 Aug 2016 08:47
Last Modified: 22 Aug 2016 08:47
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/23531

Actions (login required)

View Item View Item