Faktor Determinan Tindakan Merokok Siswa Sekolah Dasar Negeri Di Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung

Elman Dani Firdaus, (2014) Faktor Determinan Tindakan Merokok Siswa Sekolah Dasar Negeri Di Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung. Universitas Lampung, Fakultas Kedokteran.

[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (22Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (29Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (348Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (410Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (22Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (46Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR TABEL.pdf

Download (49Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (192Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (458Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (222Kb) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179Kb)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (57Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (63Kb) | Preview

Abstrak

Usia pertama kali merokok pada umumnya berkisar antara usia 11-13 tahun dan pada umumnya merokok sebelum usia 19 tahun. Tindakan merokok pada anak SD dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah pengetahuan, sikap, orang tua, pergaulan teman, iklan rokok, dan ketersediaan rokok itu sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI di SDN Kecamatan Panjang. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 178 siswa. siswa yang pernah merokok adalah sebanyak 69 siswa (38,7%) dan yang tidak pernah merokok adalah sebanyak 109 siswa (61,3%). Hasil analisis bivariat dengan uji Chi-square menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan tindakan merokok siswa (p=0,454). Ada hubungan antara sikap dengan tindakan merokok siswa (p=0,001). Tidak ada hubungan antara status merokok orang tua dengan tindakan merokok siswa (p=0,129). Ada hubungan antara pergaulan teman sebaya dengan tindakan merokok siswa (p=0,001). Ada hubungan antara ketertarikan iklan rokok dengan tindakan merokok siswa (p=0,019). Ada hubungan antara ketersediaan rokok dengan tindakan merokok siswa (p=0,001). Hasil analisis multivariat dengan analisis regresi logistik menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap tindakan merokok siswa adalah pergaulan teman sebaya (OR=15,924). Kata kunci: Tindakan merokok, pengetahuan, sikap, status merokok orang tua, pergaulan teman sebaya, iklan rokok, ketersediaan rokok.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pengobatan > R Medicine (General)
Program Studi: Fakultas Kedokteran > Prodi Pendidikan Dokter
Depositing User: Farid Hambali Prihantoro, A.Md.
Date Deposited: 17 Jul 2014 06:58
Last Modified: 17 Jul 2014 06:58
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/2362

Actions (login required)

View Item View Item