ANALISIS DAMPAK KEBIJAKANPENGELOLAAN PEDAGANG KAKI LIMADI PASAR TUGU BANDAR LAMPUNG (Studi Tentang Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Pedagang Kaki Lima)

DEVIN YUSEP PRIANTO, 1116041021 (2016) ANALISIS DAMPAK KEBIJAKANPENGELOLAAN PEDAGANG KAKI LIMADI PASAR TUGU BANDAR LAMPUNG (Studi Tentang Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Pedagang Kaki Lima). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
FIle PDF
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (9Kb) | Preview
[img] FIle PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (2312Kb)
[img]
Preview
FIle PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1741Kb) | Preview

Abstrak

Maraknya PKL yang memadati lingkungan kota dengan menggelar dagangannya diruas jalan maupun ruang publik lainnya dirasa tidak sesuai dengan sistem penataan kota. Keadaan demikian mendesak Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk melakukan Kebijakan Pengelolaan PKL di Pasar Tugu berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Pedagang Kaki Lima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil kebijakan dari pengelolaan PKL yang dilaksanakan Pemerintah dan dampak pengelolaan kebijakan bagi PKL, masyarakat dan Pemerintah. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah PKL sudah melaksanakan kewajibannya sesuai isi Perda Nomor 2 Tahun 2012 Pasal 10 yaitu untuk menjaga kebersihan dengan menyediakan tempat sampah dan membongkar sarana berdagang, serta mendapatkan surat keterangan berdagang. Hak yang harus didapat oleh PKL sesuai isi Perda Nomor 2 Tahun 2012 Pasal 11 yaitu PKL berhak menempati tempat yang disediakan apabila sudah membayar sewa, namun PKL belum mendapatkan hak mengenai pengawasan dan pembinaan secara maksimal dari Pemerintah Kota. Larangan yang harus dilaksanakan juga sesuai dengan Perda Nomor 2 Tahun 2012 pasal 12 yaitu PKL dilarang memperjualbelikan kios, menempati tempat yang bersifat tetap. Namun ada beberapa PKL yang belum mau pindah dikarenakan ada ruko yang tidak layak huni. Dampak dari pengelolaan bagi PKL yaitu PKL menjadi legal menurut hukum, timbulnya konflik diantara para PKL karena masih ada PKL yang berjualan di depan toko. Bagi Pemerintah yaitu dapat meningkatkan pendapatan daerah, penataan kota yang lebih baik dan tertib. Namun dampak negatifnya yaitu sulitnya pengaturan bagi PKL yang belum pindah. Dampak selanjutnya bagi masyarakat yaitu lingkungan sekitar pasar tugu menjadi lebih bersih, berkurangnya kemacetan, serta mengganggu akses pejalan kaki di pasar bagi PKL yang belum mau pindah. Kata kunci : Pedagang Kaki Lima, Kebijakan Pengelolaan, dan Dampak ANALYZING IMPACT STREET SELLER MANAGEMENT POLICY IN PASAR TUGU BANDAR LAMPUNG ( Study about Bandar Lampung Public Policy No 2/2012 street seller management) Many street seller crowd city environment with their hut on the street or the other place is not suitable with urban planning. As many as street seller due to lack off job vacancy that is not proper to they who dont have low skill. This situation urge goverment of bandar lampung city issue public policy no 2/2012 to manage streel seller in pasar tugu bandar lampung. This research conducts to find out the policy result and impact. Research method used in this situation are observating, interviewing, and documentation. The result of this research are street seller already fullfill their duty as the policy no 2/2012 said in chapter 10 that keep clean and provide recycle bin and earn legal paper to sell. Their right must be earned following policy no 2/2012 that has right to fill available place if already paid enroll, but not yet get the right of supervising and development program maximumly from city government. Prohibition that has to be obey also said in policy no 2/2012 that seller must not resell the hut, staying at permanent place. But there still seller dont move yet because ther is hut not worth to stay. For management impact also has positive and negative to seller, government and society. Impasct of this managing strees seller is its become legal im the name of the law, condlicts emerge becouse if streel seller usually sell in front of store. For government can raise their income, better urban planning and ordered. The negative impact that still hard to move bad seller. Another impact that emvironment around pasar tugu more clean, less traffic jam and disturbing buyer for seller who still dont move. Key word : street seller, policy management, and impact of policy.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > H Social Sciences (General)
> JA Political science (General)
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Administrasi Negara
Pengguna Deposit: 8238380 . Digilib
Date Deposited: 13 Oct 2016 03:55
Terakhir diubah: 13 Oct 2016 03:55
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/24002

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir