IDENTIFIKASI SIFAT FISIK, MEKANIK DAN MORFOLOGI BUAH PALA (Myristica fragrans Houtt) DARI DESA BATU KERAMAT KECAMATAN KOTA AGUNG KABUPATEN TANGGAMUS SELAMA PENYIMPANAN

DAHLIA RARA ROSYALI , 1214071023 (2016) IDENTIFIKASI SIFAT FISIK, MEKANIK DAN MORFOLOGI BUAH PALA (Myristica fragrans Houtt) DARI DESA BATU KERAMAT KECAMATAN KOTA AGUNG KABUPATEN TANGGAMUS SELAMA PENYIMPANAN. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (58Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2043Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2044Kb) | Preview

Abstrak

Pala merupakan salah satu tanaman rempah yang memiliki nilai ekonomis dan multiguna karena setiap bagian tanamannya dapat dimanfaatkan dalam berbagai industri. Harga jual pala cukup tinggi, namun volume ekspor buah pala di Lampung sempat mengalami penurunan yang diakibatkan oleh penurunan mutu buah pala. Penurunan mutu tersebut disebabkan diantaranya karena waktu panen yang kurang tepat dan penanganan pascapanen yang kurang baik. Oleh karena itu dibutuhkan teknologi penanganan dan pengolahan yang tepat terhadap buah pala. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi sifat fisik, mekanik dan morfologi buah pala sebagai data pendukung untuk menciptakan teknologi penanganan dan pengolahan yang tepat terhadap buah pala. Penelitian ini dilakukan menggunakan buah pala yang diperoleh dari Desa Batu Kramat Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus dengan tiga tingkat kematangan dan ukuran yang berbeda. Buah yang diamati yaitu buah muda kecil (BmUk), buah muda sedang (BmUs), buah muda besar (BmUb), buah hampir masak kecil (BhUk), buah hampir masak sedang (BhUs), buah hampir masak besar (BhUb), buah tua kecil (BtUk), buah tua sedang (BtUs) dan buah tua besar (BtUb). Masing-masing sampel tersebut diulang sebanyak 5 kali sehingga total sampel yang digunakan sebanyak 45 buah setiap harinya dan pengamatan dilakukan selama tujuh hari. Parameter pengamatan yang diukur meliputi kadar air, kerapatan jenis, kerapatan curah, warna, luas proyeksi, porositas, tingkat kekerasan, sudut curah, bentuk, diameter buah, diameter biji, ketebalan daging buah, dan bobot. Hasil penelitian menunjukkan nilai sudut curah 35,96 0, nilai kerapatan jenis buah berkisar antara 0,8431 g/cm3 – 1,5673 g/cm3, nilai porositas hasil 42,37 %, sedangkan hasil kerapatan curah 0,4858 g/cm3. Kadar air daging buah, fuli dan biji berkisar antara 85,12 % - 88,79 %, 22,53 % - 69,13 %, 55,98 % - 85,41 %. Tingkat kekerasan daging buah berkisar antara 6,91 - 10,26 N/mm. Bentuk buah pala yang berasal dari Tanggamus terdiri dari bulat, oblat dan oblong. Diameter buah, biji dan diameter dalam daging buah berkisar antara 37,98 - 52,33 mm, 20,53 - 27,04 mm, 21,98 to 26,26 mm. Ketebalan daging buah berkisar antara 9 – 19,14 mm. Bobot daging buah pala berkisar antara 24,6706 - 51,9685 g, bobot fuli berkisar antara 0,2961 - 1,1753 g, dan bobot biji dengan tempurungnya berkisar antara 4,2038 - 12,3506 g. Kata kunci : buah pala, sifat fisik, sifat mekanik, sifat morfologi ABSTRACT Nutmeg is a herb plant that has high economic value and most of its parts can be utilized in various industry. Nowday the selling nutmeg is being exsport commodity from Lampung, but data show that volume of export of nutmeg looks decreasing due to less especialy, quality of nutmeg. The quality drop is because of farmers do not apply good agricultural practices (GAP) such as in harvesting and post-harvest handling. Therefore, it is needed proper technology for handling and processing the nutmeg. This study aims to provide information about the physical, mechanical and morphological properties of nutmeg as supporting data for developing technology in handling and processing of nutmeg. Nutmegs obtained from the village of Batu Kramat, Kota Agung, District Tanggamus were observed in this study. Three hundred and fifteen nutmegs at three levels of maturity and size were used. Therefore nine combinations were done, which are small-immature (BmUk), medium-immature (BmUs), largeimmature (BmUb), small-mature (BhUk), medium-mature (BhUs), large-mature (BhUb), small-ripe (BtUk), medium-ripe (BTUs) and large-ripe (BtUb). Each combination used 5 samples everyday as repeatitionthat is to be observed. The observation parameters measured included moisture content, spesific density, bulk density, color, area projection, porosity, hardness, angle of repose, shape, fruit diameter, seed diameter, flesh thickness, and weight during storage. The results show that the angle of repose is 35, 960, the spesific density is between 0,8431 - 1,5673 g/cm3, porosity is 42,37%, while the bulk density is 0,4858 g/cm3. The water content of flesh, mace and seed range 85,12% - 88,79%, 22,53% - 69,13%, 55,98% - 85,41%, respectively. The firmness of pulp ranges from 6,91 to 10,26 N/mm. Shape of nutmegs is commonly spherical, oblate and oblong. Diameter fruit, seed and inside diameter of flesh are, respectively, 37,98 - 52,33 mm, 20,53 - 27,04 mm, 21,98 - 26,26 mm. The thickness of flesh is from 9 to 19,14 mm. Weight of nutmeg is from 24,6706 to 51,9685 g, mace weight is from 0,2961 to 1,1753 g, and the seed weight with is shell is from 4,2038 to 12,3506 g. Keywords: nutmeg, physical, mechanical and morphological properties

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pertanian > Pertanian ( Umum )
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Teknik Pertanian
Depositing User: 3351847 . Digilib
Date Deposited: 26 Oct 2016 02:26
Last Modified: 26 Oct 2016 02:26
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/24240

Actions (login required)

View Item View Item