ANALISIS SEDIMENTASI DI SUNGAI WAY BESAI

ASTIKA MURNI LUBIS , 1115011013 (2016) ANALISIS SEDIMENTASI DI SUNGAI WAY BESAI. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRACT (ABSTRAK).pdf

Download (66Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3087Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1430Kb) | Preview

Abstrak

Derah Aliran Sungai (DAS) Way Besai merupakan daerah hulu DAS Tulang Bawang yang memiliki peranan penting untuk perkembangan provinsi Lampung. Sebagian besar luas wilayah DAS Way Besai merupakan kawasan hutan lindung sehingga memberikan kontribusi besar untuk kawasan penyangga hidrologis. Selain itu, wilayah ini juga dimanfaatkan untuk usaha pertanian, pariwisata, dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). PLTA Way Besai dibangun untuk membangkitkan daya dengan memanfaatkan tinggi air terjun dari Sungai Way Besai, namun pada saat ini PLTA Way Besai mengalami penurunan energi listrik akibat kekurangan volume tampungan. Penurunan daya mencapai 40 MW dimana sebelumnya memiliki pasokan energi 90 MW, sehingga saat ini hanya dioperasikan sekitar 50 MW. Untuk langkah awal dalam perhitungan dimulai dengan analisis curah hujan untuk mendapatkan nilai debit rencana lalu dibutukan analisis data spasial yang dipermudah dengan menggunakan program ArcGIS. Output dari analisis dengan program ini berupa peta pembentukan DAS, peta tata guna lahan, serta peta panjang dan kemiringan lereng. Metode yang digunakan dalam memperkirakan besaran debit sedimen dalah dengan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) dan Analisis Sedimen Terukur. Nilai Debit sedimen layang yang diperoleh dari hasil pengukuran sebesar 8.742,110 m3/tahun dan nilai debit sedimen dasar 156.569,083 m3/tahun. Nilai sedimen secara keseluruhan Kata kunci : Sedimentasi, USLE, Way Besai didapatkan dengan menggabungkan nilai sedimen layang dan nilai sedimen dasar dan didapatkan nilai sebesar 165.311,193 m3/tahun. Nilai Sedimentasi yang didapat dengan metode USLE adalah sebesar 105.520,738 m3/tahun. ABSTRACT Way Besai River’s catchment area is the headwaters of Tulang Bawang River’s catchment area which has an important role for the development of Lampung province. Most of the catchment area of Way Besai River is an area of protected forest so it gives a big contibution for the area of hydrology’s support. Furthermore, this area is also used as agricultural, tourism, and hydroelectrica power plant (PLTA) purposes. PLTA Way Besai was built for generating electrical power using the height of a waterfall from Way Besai River, however nowadays PLTA Way Besai is having a decrease of electrical power because of the deficiency of the reservoar capacity. The power decrease reached until 40 MW while it used to have 90 MW power supply causing only a rough 50 MW energy power left to be operated. Initial step for the calculation is started by rainfall analysis in order to get the value of discharge plan then it needs spacial data analysis using ArcGIS program. The outputs from the analysis using this program are in the form of DAS formation map, Land Use map, also the length and tilt of the slope map. The metode that is used in estimating the value of sediment discharge is by using the Universal Soil Loss Equation (USLE) method and Measured Sediment Analysis.The results of suspended load value is 8.742,110 m3/year and the value of bed load is 156.569,083 m3/year. The overall value of sediment was attained by merging the value of suspended load and bed load which is 165.520,738 m3/year. The value of sediment that is attained from USLE methode is 105.520,738 m3/year. Keywords : Sedimentation, USLE, Way Besai

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Teknologi > Teknologi (General)
Teknologi > Teknologi (General)
Teknologi (General)

Teknologi > Konstruksi bangunan
Teknologi > Konstruksi bangunan
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi Sipil
Depositing User: 6954987 . Digilib
Date Deposited: 27 Oct 2016 07:13
Last Modified: 27 Oct 2016 07:13
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/24287

Actions (login required)

View Item View Item