EVALUASI KELAYAKAN USAHA DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI TEMPE (Studi Kasus pada Agroindustri Tempe di Pekon Podomoro dan Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu)

WINANTI PUSPA ARUM , 1214131108 (2016) EVALUASI KELAYAKAN USAHA DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI TEMPE (Studi Kasus pada Agroindustri Tempe di Pekon Podomoro dan Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu). FAKULTAS PERTANIAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRACT (ABSTRAK).pdf

Download (8Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (942Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (941Kb)

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kelayakan usaha dan nilai tambah agroindustri tempe. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada agroindustri Barkah (skala produksi besar) dan agroindustri Muklisin (skala produksi menengah) di Pekon Podomoro serta agroindustri Hamsin (skala produksi kecil) di Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja berdasarkan skala produksi dan umur agroindustri yang sama. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agroindustri tempe pada berbagai skala produksi (besar, menengah, kecil) secara keseluruhan menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Agroindustri tempe dalam penelitian ini memberikan nilai tambah yang cukup besar, walaupun masih menggunakan teknologi yang tergolong sederhana dan modal terbatas. kata kunci : agroindustri, evaluasi kelayakan, nilai tambah, tempe ABSTRACT The purpose of this research is to evaluate the feasibility and the added value of tempe agroindustry. This research uses a case study method on Barkah’s agroindustry (big production scale) and Muklisin’s agroindustry (medium production scale) at Podomoro village and Hamsin’s agroindustry (small production scale) at South Pringsewu village in Pringsewu Subdistrict, Pringsewu Regency. Research location is chosen purposively based on the quantity of production and same age of agroindustry. Analysis data uses quantitative and qualitative descriptive. The result of this research show that tempe agroindustry at various scales of production (big, medium, small) on the whole is profitable and feasible to be developed. Tempe agroindustry in this research provide high enough added value, although still using relatively simple technology and limited capital. Keywords : added value, agroindustry, feasibility, tempe

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > HC Economic History and Conditions
> HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
> Pertanian ( Umum )
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Agribisnis
Pengguna Deposit: 3292720 . Digilib
Date Deposited: 21 Dec 2016 03:33
Terakhir diubah: 21 Dec 2016 03:33
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/24705

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir