DAYA INSEKTISIDA, JENIS, DAN STRUKTUR ISOLAT MURNI EKSTRAK POLAR SERBUK DAUN GAMAL (Gliricidia maculata Hbr.) TERHADAP KUTU PUTIH (Planococcus minor Maskell ) PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.)

RATIH ANDRIYANI , 1427021013 (2016) DAYA INSEKTISIDA, JENIS, DAN STRUKTUR ISOLAT MURNI EKSTRAK POLAR SERBUK DAUN GAMAL (Gliricidia maculata Hbr.) TERHADAP KUTU PUTIH (Planococcus minor Maskell ) PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.). Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (74Kb) | Preview
[img] Text
TESIS FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1153Kb)
[img]
Preview
Text
TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1154Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK Kakao (T. cacao) merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat. Produksi biji kakao sering mengalami penurunan. Salah satu faktor penyebabnya adalah karena serangan hama kutu putih (P. minor). Serangga ini menghisap buah yang masih kecil sehingga buah akan mengering dan pertumbuhan buah terhambat. Penggunaan insektisida sintetik yang tidak tepat akan berdampak buruk. Gamal (G. maculata) merupakan salah satu tanaman dengan kandungan senyawa toksik golongan flavonoid yang berpotensi sebagai insektisida nabati. Penelitian ini bertujuan mengetahui daya insektisida, jenis dan struktur isolat murni serbuk daun gamal yang efektif dalam mematikan kutu putih pada tanaman kakao dengan cara ekstraksi serbuk daun gamal, bioassay dan analisis spektroskopis. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi bertingkat menggunakan pelarut non polar dan pelarut polar (metanol dan air). Bioassay dilakukan terhadap kutu putih pada buah kakao yang sudah direndam dalam ekstrak polar serbuk daun gamal pada tingkatan konsentrasi 0%, 0,015%, 0,030%, 0,045%, dan 0,060% sebanyak 3 kali ulangan. Mortalitas kutu putih diamati pada 12, 24, 48 dan 72 jam setelah perlakuan, dan ditentukan nilai LC50. Hasil yang diperoleh yaitu ekstrak metanol dan ekstrak air serbuk daun gamal (G. maculata) memiliki daya insektisida terhadap kutu putih (P. minor) pada tanaman kakao (T. cacao). Ekstrak metanol dan ekstrak air serbuk daun gamal mengandung senyawa flavonoid jenis flavon dan struktur jenis senyawanya terdiri dari kerangka struktural 2-fenil-1,4- benzopiron. Kata kunci: insektisida, ekstrak polar, Gliricidia maculata, Planococcus minor. ABSTRACT One contributing factor in decreasing productivity of cocoa in the last years is due to pest attack. Cacao mealybug (P. minor) attack the young cacao fruits, by sucking them until dry and die. Therefore it should be controlled. Alternatives pest control of the insecticide has been widely searched. G. maculata leaves consist of rich flavonoid that potencial as botanical insecticide . In oder to get the purified isolate of polar extract pouder leaf G. maculata that named (PIGR), and test its toxicity to cacao mealybug (P. minor), the powder leaf of G. maculata were extracted by using various organic solvents (n-hexane, dichloromethane, methanol and water). A set of laboratory experiment was conducted to test the toxicity by bioassay, and to know the type and structure of PIGR by spectroscopic analysis. Five different concentrations (0 % , 0,015 % , 0,030 % , 0,045 % and 0,060 %) of PIGR with each of 3 replications were tested to cacao mealybug mortality. Mortality observed at 12 , 24 , 48 and 72 hours after treatment. Probit analysis was conducted to obtain LC 50 . The result indicated the PIGR metanol extract and water extract was toxic to cacao mealybug (P. minor). The toxic compound of methanol extract and water extract G. maculata is flavon with the structural frame is 2-phenyl-1,4- benzopiron. Keywords : toxicity, polar extract, G. maculata, P. minor.

Tipe Karya Ilmiah: Tesis (Masters)
Subyek: Q Science (General)
Program Studi: Fakultas MIPA > Prodi Magister Ilmu Biologi
Depositing User: 9981397 . Digilib
Date Deposited: 13 Jan 2017 07:19
Last Modified: 13 Jan 2017 07:19
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/25119

Actions (login required)

View Item View Item