ANALISIS BAHAYA GEMPABUMI DETERMINISTIK DENGAN PENDEKATAN PEAK GROUND ACCELERATION (PGA) DARI PATAHAN MUSI DAN ZONA SIBERUT MEGATHRUST TERHADAP KOTA BENGKULU

LIA VIVI FARIDA, 1215051031 (2017) ANALISIS BAHAYA GEMPABUMI DETERMINISTIK DENGAN PENDEKATAN PEAK GROUND ACCELERATION (PGA) DARI PATAHAN MUSI DAN ZONA SIBERUT MEGATHRUST TERHADAP KOTA BENGKULU. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
FIle PDF
ABSTRAK.pdf

Download (19Kb) | Preview
[img] FIle PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (5Mb)
[img]
Preview
FIle PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2586Kb) | Preview

Abstrak

Kota Bengkulu merupakan daerah aktif gempabumi, secara geografis berdekatan dengan zona tumbukan Lempeng Indo-Australi dan Lempeng Eurasia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daerah rawan bencana berdasarkan nilai Vs30, PGA dan amplifikasi, dengan menggunakan Metode Deterministic Seismic Hazard Analysis (DSHA). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh nilai Vs30 antara 213,25 m/s hingga 437,37 m/s dan nilai PGA batuan dasar antara 0,11 g hingga 0,16 g serta nilai PGA permukaan antara 0,13 g hingga 0,34 g. Besar nilai amplifikasi Kota Bengku antara 1,05 hingga 1,99. Berdasarkan analisis yang dilakukan dengan mengorelasikan ketiga peta zonasi serta peta geologi, diketahui bahwa Kecamatan Selebar, Muara Gading Hulu dan Teluk Segara tersusun dari batuan lunak seperti Batu Gamping Terumbu dan Batuan Aluvial dengan nilai Vs30 rendah, nilai PGA tinggi dan amplifikasi tinggi. Sedangkan Tenggara Kecamatan Gading Cempaka yang tersusun dari Batuan Andesit memiliki nilai Vs30 tinggi, PGA rendah dan amplifikasi rendah. Kata Kunci: Gempa Bengkulu, Deterministic Seismic Hazard Analysis (DSHA), Peak Ground Acceleration (PGA), Vs30, Amplifikasi. ANALYSIS DETERMINISTIC EARTHQUAKE PRONE ZONE USING PEAK GROUND ACCELERATION (PGA) APPROACH FROM MUSI FAULT AND THE MEGATHRUST SIBERUT TO THE CITY OF BENGKULU The city of Bengkulu is an active earthquake zone which is geographycally near to Indo-Australi plate and Eurasia plate. This study aims to understand the prone zone according to Vs30, PGA, and amplification by using Deterministic Seismic Hazard Analysis (DSHA) methode. Based on the result achieved, v30 showed value between 213,25 m/s to 437,37 m/s, PGA for basement is 0,11 g to 0,16 g, and PGA in near surface is 0,13 g to 0,34 g. In addition the amplification is 1,05 to 1,99. Based on the analysis done by corelate the three zonation map and geology map, have revealed that Selebar region, Muara Gading Hulu, and Teluk Segara is composed by soft rock such as marine limestones and alluvial which is low Vs30, high PGA, and also high amplification. Otherwise, the Souheastern Gading Cempaka region is composed by Andesites which is high Vs30, low PGA, and low amplification. Keywords: Bengkulu Earthquake, Deterministic Seismic Hazard Analysis (DSHA), Peak Ground Acceleration (PGA), Vs30, Amplification.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > Teknologi (General)
> Teknologi (General)
Teknologi (General)
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi S1-Teknik Geofisika
Pengguna Deposit: 7495710 . Digilib
Date Deposited: 26 Jan 2017 07:40
Terakhir diubah: 26 Jan 2017 07:40
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/25220

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir