PERBEDAAN RERATA INDEKS CEPHALIC DAN INDEKS FRONTOPARIETAL ANTARA SUKU BALI DAN SUKU BATAK DI KECAMATAN TANJUNG SENANG BANDAR LAMPUNG

Fauziah Lubis, 1318011070 (2017) PERBEDAAN RERATA INDEKS CEPHALIC DAN INDEKS FRONTOPARIETAL ANTARA SUKU BALI DAN SUKU BATAK DI KECAMATAN TANJUNG SENANG BANDAR LAMPUNG. UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (11Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2474Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2382Kb) | Preview

Abstrak

Background: Cephalometric index is a value that describes the morphological shape of human head. Cephalic index and frontoparietal index are included in the cephalometric index and can show differences in ethnicity and gender. The aimed of this study is to compare the cephalic index and the frontoparietal index in men and women of Bali and Batak ethnics. Methods: The study was conducted by using cross sectional method on 16 men and women from Bali and Batak ethnics who live in Tanjung Senang subdistrict of Bandar Lampung. Cephalic index and frontoparietal index are determined from the calculation of head length, head width and forehead width measurements from respondents. The data being tested with Shapiro-Wilk normality test and independent T-test to see the difference between the two groups. Results: The mean of cephalic index in Balinese is 85.735 ± 3.53 and Bataknese is 81.676 ± 2.86. The dominant head shape of the Balinese is hyperbrahycephalic and the Bataknese is brachycephalic. The mean of frontoparietal index in Balinese and Bataknese is 75.062 ± 4.28 and 2.36 ± 74.216. The dominant of forehead shape found in both ethnic groups is eurymetopia. Conclusion: Based on this research, there are meaningful mean differences of cephalic index between male and female of Balinese and Bataknese. Meanwhile, there are no meaningful mean differences of frontoparietal index between men and women on both ethnics. Keywords: cephalic index, frontoparietal index, gender, ethnics. Latar Belakang: Indeks kefalometris merupakan nilai yang menggambarkan morfologi bentuk kepala manusia. Indeks cephalic dan indeks frontoparietal termasuk dalam indeks kefalometris dan dapat menunjukkan perbedaan suku dan jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan indeks cephalic dan indeks frontoparietal pada laki-laki dan perempuan dari suku Bali dan suku Batak. Metode: Penelitian dilakukan dengan metode cross sectional pada 16 laki-laki dan perempuan dari suku Bali dan suku Batak yang tinggal di Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung. Indeks cephalic dan indeks frontoparietal ditentukan dari perhitungan hasil pengukuran panjang kepala, lebar kepala, dan lebar dahi responden. Pada data dilakukan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji T tidak berpasangan untuk melihat perbedaan rerata pada dua kelompok. Hasil: Rerata indeks cephalic pada suku Bali adalah 85,735±3,53 dan pada suku Batak adalah 81,676±2,86. Bentuk kepala dominan pada suku Bali adalah hyperbrahycephalic dan pada suku Batak adalah brachycephalic. Rerata indeks frontoparietal suku Bali dan Batak adalah 75,062±4,28 dan 74,216±2,36. Bentuk dahi yang dominan ditemukan pada kedua kelompok suku adalah eurymetopia. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan rerata indeks cephalic yang bermakna pada laki-laki dan perempuan suku Bali dan suku Batak. Sementara, tidak terdapat perbedaan rerata indeks frontoparietal yang bermakna pada laki-laki dan perempuan suku Bali dan Batak. Kata Kunci: indeks cephalic, indeks frontoparietal, jenis kelamin, suku.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pengobatan > R Medicine (General)
Program Studi: Fakultas Kedokteran > Prodi Pendidikan Dokter
Depositing User: 5317908 . Digilib
Date Deposited: 27 Jan 2017 07:52
Last Modified: 01 Feb 2017 03:25
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/25277

Actions (login required)

View Item View Item