PENGARUH EKSTRAK ETANOL 96 % BIJI JENGKOL (Pithecellobium lobatum Benth.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI PANKREAS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN GALUR Sprague dawley

HESTI ARIYANTI , 1318011079 (2017) PENGARUH EKSTRAK ETANOL 96 % BIJI JENGKOL (Pithecellobium lobatum Benth.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI PANKREAS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN GALUR Sprague dawley. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (87Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2409Kb) | Preview
[img] Text
FULL SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2678Kb)

Abstrak

ABSTRAK Latar Belakang: Indonesia tahun 2014 memproduksi jengkol sebesar 53.661 ton dan Lampung ikut berkontribusi sebesar 6.750 ton. Kandungan dalam jengkol seperti tanin, saponin, dan alkaloid dapat meningkatkan sekresi dan mengaktifkan secara dini enzim pankreas. Rangakaian peristiwa ini diduga menyebabkan perubahan morfologi jaringan pankreas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol 96 % biji jengkol terhadap gambaran histopatologi pankreas tikus putih jantan galur Sprague dawley. Metode: Disain penelitian ini adalah eksperimental dengan 4 kelompok perlakuan. Masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor tikus. Kelompok I (kontrol) diberikan akuades, kelompok II (perlakuan 1) diberikan ekstrak etanol 96 % biji jengkol dosis 1200 mg/kgBB per hari, kelompok III (perlakuan 2) diberikan ekstrak etanol 96 % biji jengkol dosis 2400 mg/kgBB per hari, kelompok IV (perlakuan 3) diberikan ekstrak etanol 96 % biji jengkol dosis 4800 mg/kgBB per hari. Data dianalisis menggunakan uji hipotesis Kruskal-Walis (p < 0,05) dan uji post hoc Mann Whitney (p < 0,05). Hasil: Kelompok I ditemukan skor 0 dan 1, kelompok II ditemukan skor 1 dan 2, kelompok III ditemukan skor 1,2, dan 3, kelompok IV ditemukan skor 2 dan 3. Kesimpulan: Pemberian ekstrak etanol 96 % biji jengkol dapat mempengaruhi gambaran histopatologi pankreas tikus putih jantan galur Sprague dawley (p = 0,006). Kata kunci: biji jengkol, ekstrak etanol, histopatologi pankrea ABSTRACT Background: Indonesia in 2014 produced 53 661 tons jengkol and Lampung has contribute 6,750 tons. The content of the jengkol such as tannins, saponins, and alkaloids may increase the secretion and enable early pancreatic enzymes. Thats proccess cause changes in the morphology of pancreatic tissue. This study aimed to determine the effect of jengkol seeds 96 % ethanol extract on pancreatic histopathological appareance of male rodent Sprague dawley. Methods: The design of this study is experimental with 4 treatment groups. Each group consisted of 5 rodents. Group I (control) was given distilled water, group II (treatment 1) given jengkol seed 96% ethanol extract dose of 1200 mg / kg body weight per day, group III (treatment 2) given jengkol seed 96% ethanol extract dose of 2400 mg / kg body weight per day, group IV (treatment 3) given jengkol seed 96% ethanol extract dose of 4800 mg / kg body weight per day. Data were analyzed using Kruskal-Walis hypothesis test (p < 0.05) and post hoc Mann Whitney test (p < 0.05). Results: Group I found a score of 0 and 1, group II found a score of 1 and 2, Group III found a score of 1,2, and 3, the group IV found a score of 2 and 3. Conclusion: The jengkol seeds 96 % ethanol extract can affect the pancreas histopathologic appareance of male rodents Sprague dawley (p = 0.006). Keywords: ethanol extract, jengkol seed, pancreatic histopathology.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pengobatan > R Medicine (General)
Program Studi: Fakultas Kedokteran > Prodi Pendidikan Dokter
Depositing User: 9782804 . Digilib
Date Deposited: 30 Jan 2017 06:25
Last Modified: 30 Jan 2017 06:25
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/25326

Actions (login required)

View Item View Item