PELAKSANAAN REHABILITASI TERHADAP ANAK PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA SEBAGAI REALISASI PASAL 54 UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009

M. RIDHO ANUGRAH G., 1212011193 (2017) PELAKSANAAN REHABILITASI TERHADAP ANAK PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA SEBAGAI REALISASI PASAL 54 UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009. FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (29Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1207Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1118Kb) | Preview

Abstrak

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan. Narkotika sangat berpengaruh pada kondisi fisik maupun psikis pengguna, selain itu juga narkotika berdampak pada kehidupan sosial ekonomi individu, masyarakat, bahkan negara. Dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika diwajibkan untuk merehabilitasi pelaku pengguna narkotika, khususnya pelaku anak agar tidak menjadi pecandu narkotika lagi. Adapun yang menjadi masalah dalam permasalahan ini adalah : Bagaimanakah Pelaksanaan Rehabilitasi Terhadap Anak Penyalahguna Narkotika Sebagai Realisasi Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. Apakah Faktor-Faktor Penghambat Pelaksanaan Rehabilitasi Terhadap Anak Penyalahguna Narkotika Sebagai Realisasi Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. Penelitian ini penulis menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Adapun jenis dan sumber data yang terdiri dari data primer yang bersumber dari lapangan, berupa hasil wawancara dengan responden yang terdiri Pelaku Anak Pengguna Narkotika, Ketua Lapas Anak Klas III Bandar Lampung, Jaksa pada Kejaksaan Negeri, Pegawai pada Dinas Sosial Provinsi Lampung, dan Akademisi Bagian Hukum Pidana Fakultas Hukum (UNILA). Analsis yang digunakan adalah analisis kualitatif, kemudian diambil kesimpulan secara induktif dan data yang diperoleh dari bahan pustaka. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang didapat, maka kesimpulan yang didapat adalah Penerapan rehabilitasi terhadap anak penyalahgunaan narkotika sudah cukup baik dan sesuai dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Realisasi pasal tersebut dapat dipenuhi dengan unsur-unsur yang berperan dalam rehabilitasi tersebut yaitu petugas Lembaga Pemasyarakatan Anak Klas III Bandar Lampung, Narapidana, Instansi yang terkait, Sarana dan Prasarana, serta Masyarakat. Unsur-unsur tersebut mempunyai hubungan erat dan tidak bisa dipisahkan karena sangat mempengaruhi satu sama lain. Sedangkan, faktor-faktor penghambat pelaksanaan rehabilitasi terhadap anak penyalahguna narkotika sebagai realisasi Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, antara lain hukum atau undang-undang, penegak hukum, sarana atau fasilitas, masyarakat, dan kebudayaan. Terkait masalah realisasi Pasal 54 Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika telah berjalan semestinya hanya saja kurangnya sarana prasarana yang kurang memadai, kurangnya kemampuan orang tua/wali dalam hal biaya merehabilitasi anak tersebut serta tidak terdapat fasilitas gratis terhadap anak untuk melaksanakan rehabiltasi tersebut sedikit menghambat jalannya rehabilitasi. Saran penulis dalam skripsi ini adalah : a) Perlunya penerbitan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis untuk kegiatan pemberian informasi dan advokasi. b) Perlunya peningkatan pengadaan sarana dan prasarana dalam rangka proses rehabilitasi dan mutu pengetahuan dan ketrampilan tenaga instruktur keterampilan dan pekerja sosial melalui Diklat Profesi yang dilaksanakan secara berkala. c) Dibuatkan sarana dan prasana rehabilitasi gratis bagi korban penyalahgunaan narkotika yang keluarganya kurang mampu. d) Perlunya penambahan pegawai Lembaga Pemasyarakatan Anak Klas III Bandar Lampung untuk membina dan mengawasi pelaku anak penyalahguna narkotika. Kata Kunci : Penyalahgunaan Narkotika, Anak, Rehabilitasi IMPLEMENTATION OF THE REHABILITATION OF CHILD ABUSE AS NARCOTICS REALIZATION OF ARTICLE 54 OF LAW NUMBER 35 OF 2009 Narcotics are substances or drugs derived from plant or not plant that can cause a decrease or change of consciousness, loss of pain and can lead to dependence. Narcotics are very influential in their psychological and physical condition of the user, but it also narcotics socio-economic impact on the lives of individuals, communities, and even countries. In Law No. 35 Year 2009 on Narcotics required to rehabilitate perpetrators of drug users, especially child actors from being a drug addict anymore. As for the issue in this matter is: How Rehabilitation Against Children abusers Narcotics For realization of Article 54 of Law No. 35 of 2009. Is Inhibiting Factors Against Children Rehabilitation abusers Narcotics As the realization of Article 54 of Law No. 35 of 2009. This study authors used juridical normative and empirical jurisdiction. As for the types and sources of data consist of primary data sourced from the field, in the form of interviews with respondents consisting Actors Children Users Narcotics, Chairman of the Prison Kids Class III Bandar Lampung, Attorney at the State Attorney, Employee in Social Service of Lampung Province, and Academics Section Criminal law Faculty of law (UNILA) and the data obtained from library materials. Based on the results of research and discussion obtained, then the conclusion obtained is the implementation of rehabilitation against child abuse of narcotics has been quite good and in accordance with Article 54 of Law Number 35 Year 2009 on Narcotics. Realization of the article can be filled with elements that play a role in the rehabilitation of that officer Class III Children's Penitentiary Bandar Lampung, Prisoners, agencies involved, Means and Infrastructure, and Communities. These elements have a close relationship and can not be separated because it affects each other. Meanwhile, factors inhibiting the implementation of the rehabilitation of drug abusers of children as a realization of Article 54 of Law No. 35 of 2009, such laws or legislation, law enforcement, means or facilities, community, and culture. On the issue of realization of Article 54 of Law No. 35 of 2009 on narcotics has been run properly it's just a lack of infrastructure is inadequate, the lack of ability of parents / guardians in terms of the cost of rehabilitating the child and there are no free amenities of a child to carry out the rehabilitation of the little hamper course of rehabilitation. Suggestions authors in this paper are: a) The need for the issuance of implementation guidelines and technical instructions for the provision of information and advocacy activities. b) Need for increased provision of facilities and infrastructure in the framework of the rehabilitation process and the quality of the knowledge and skills of instructors and social workers through skills training Profession conducted periodically. c) Created rehabilitation facilities and infrastructures free of charge to victims of drug abuse whose families are less able. d) The need for additional staff Children's Penitentiary Class III Bandar Lampung to foster and oversee the child offender narcotics abusers. Keywords: Abuse of Narcotics, Child, Rehabilitation

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Hukum Pidana
Program Studi: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Depositing User: 4131141 . Digilib
Date Deposited: 23 Feb 2017 04:02
Last Modified: 23 Feb 2017 04:02
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/25700

Actions (login required)

View Item View Item