INVERSI 2D DATA MAGNETOTELURIK UNTUK MENGETAHUI KEBERADAAN HIDROKARBON DAERAH BULA, MALUKU

ELEN NOVIA LIMSWIPIN, 1215051021 (2017) INVERSI 2D DATA MAGNETOTELURIK UNTUK MENGETAHUI KEBERADAAN HIDROKARBON DAERAH BULA, MALUKU. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (291Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5Mb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (4Mb) | Preview

Abstrak

Telah dilakukan penelitian dengan tema “inversi 2 dimensi data magnetotelurik untuk mengetahui keberadaan hidrokarbon daerah Bula, Maluku”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi resistivitas daerah penelitian berdasarkan data magnetotelurik, mengidentifikasi keberadaan hidrokarbon berdasarkan nilai resistivitas dari hasil inversi 2D data magnetotelurik. Metode pengolahan data yang dilakukan adalah (i) mengubah raw data dari domain waktu kedalam domain frekuensi, (ii) mereduksi noise dengan melakukan robust processing, (iii) melakukan proses combine, (iv) seleksi cross power, (v) melakukan inversi 1D dan 2D. Hasil inversi 2D yaitu penampang distribusi resistivitas bawah permukaan, lapisan yang memiliki nilai resistivitas 7 – 16 Ωm di sepanjang titik MT1 dan MT7 pada kedalaman mencapai 1000 meter merupakan batu lempung yang diindikasikan sebagai cap rock. Lapisan dengan nilai resistivitas 34 – 120 Ωm yang berada diantara titik MT6 dan MT7 pada kedalaman 1500 meter merupakan batu pasir yang diindikasikan sebagai reservoar. Berdasarkan informasi geologi dan penampang inversi 2D terlihat adanya sesar berdasarkan nilai resistivitas yang kontras yaitu diantara titik MT2 dan MT3, MT3 dan MT4 serta MT6 dan MT7. Kata kunci:magnetotelurik, inversi 1D, inversi 2D, hidrokarbon, Bula. 2D INVERSION MAGNETOTELLURIC DATA FOR UNDERSTANDING THE HIDROCARBON PRESENCE IN BULA, MALUKU There had been done a regional research which tittle is “2D inversion magnetotelluric data for understanding the hidrocarbon presence in Bula, Maluku”. This study aims to determine the resistivity distribution area of research based on data Magnetotelluric, identifying the presence of hydrocarbons based on the value of the resistivity of the results of 2D inversion of data Magnetotelluric. Methods of data processing done are (i) transform raw data from the time domain into the frequency domain, (ii) reduce noise by robust processing, (iii) process combine, (iv) Selection cross power, (v) inversion 1D and 2D. 2D inversion results is sectional subsurface resistivity distribution, layer having resistivity values 7-16 Ωm along MT1 and MT7 point at a depth of 1000 meters is a clay stone which is indicated as cap rock. Layer with resistivity values 34-120 Ωm, which is between the point MT6 and MT7 at a depth of 1500 meters is indicated as the sandstone reservoir. Based on geologic information and sectional 2D inversion seen their fault based on the resistivity contrast is between the point MT2 and MT3, MT3 and MT4 and MT6 and MT7. Keywords: magnetotelluric, 1D inversion, 2D inversion, hidrocarbon, Bula.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Teknologi > Teknologi (General)
Teknologi > Teknologi (General)
Teknologi (General)
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi Geofisika
Depositing User: 2969768 . Digilib
Date Deposited: 11 Apr 2017 08:32
Last Modified: 11 Apr 2017 08:32
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/26216

Actions (login required)

View Item View Item