ANALISIS KETERLIBATAN STAKEHOLDER DALAM PROGRAM REVITALISASI PASAR SUKOHARJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2016

BJ Sedy Pratama, 1346041004 (2017) ANALISIS KETERLIBATAN STAKEHOLDER DALAM PROGRAM REVITALISASI PASAR SUKOHARJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2016. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (77Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2576Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2097Kb) | Preview

Abstrak

Pada era kepemimpinan Presiden Joko Widodo, mengusung sebuah visi dan misi terhadap 3 masalah pokok bangsa yang salah satunya, melemahnya sendi–sendi perekonomian nasional. Menghadapi problema mengenai hal tersebut, maka pemerintah membuat program prioritas yang disebut dengan Nawa Cita atau 9 agenda kebijakan yang salah satunya mengarah kepada peningkatan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional. Demi selarasnya dengan tujuan dari pemerintah pusat maka, stakeholder daerah yang terlibat dalam program haruslah mengetahui acuan program revitalisasi pasar tradisional yang telah dikeluarkan oleh Kementrian Perdagangan Republik Indonesia, agar dapat mengimplementasikan program tersebut dengan baik. Penelitian ini dilakukan di Pasar Sukoharjo Kabupaten Pringsewu. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan stakeholder yang terlibat dalam program revitalisasi Pasar Sukoharjo Kabupaten Pringsewu tahun 2016 serta mengetahui dengan jelas dan mampu mendeskripsikan komunikasi atau hubungan yang dilakukan antar stakeholder dalam program tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa Diskoperindag Pringsewu, Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Pringsewu, DPRD Pringsewu, masyarakat dan pedagang Pasar Sukoharjo Pringsewu merupakan stakeholder yang terlibat, serta memiliki ranah serta peran dalam program revitalisasi Pasar Sukoharjo Kabupaten Pringsewu tahun 2016. Serta, bentuk koordinasi antar stakeholder tersebut yaitu Diskoperindag Pringsewu dan Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Pringsewu menghimbau masyarakat dan pedagang menempati relokasi yang disediakan, namun masyarakat dan pedagang meminta penundaan program dan permintaan tersebut tidak diakomidir. Saran peneliti ialah, sebaiknya dalam proses sosialisasi bisa lebih interaktif dengan waktu yang efektif kepada masyarakat dan pedagang. Kemudian, perlunya koordinasi yang lebih matang agar tidak terjadi kesalahpahaman kepada masyarakat dan pedagang Pasar Sukoharjo. Kata kunci: Stakeholder, Revitalisasi Pasar Tradisional AN ANALYSIS OF STAKEHOLDERS INVOLVEMENT IN REVITALIZATION PROGRAM OF SUKOHARJO MARKET OF PRINGSEWU REGENCY IN 2016 The leadership of President Joko Widodo has brought up several vissions and missions upon 3 main problems of the nation which one of them is the weak condition of national economy. In order to overcome this problem, the government has created a priority program called Nawa Cita or 9 policy agendas, one of which leads to increase people's productivity and competitiveness in international markets. In harmony with the objectives of the central government, the local stakeholders involved in the program must comprehend the reference regarding the traditional market revitalization program that has been issued by the Ministry of Trade of the Republic of Indonesia, to implement the program properly. This research was conducted in Sukoharjo Market of Pringsewu Regency. The purpose of this study was to describe the stakeholders involvement in the revitalization program of Sukoharjo Market of Pringsewu regency in 2016 and also to find out and determine the communication pattern or the coordination among the stakeholders of the program. The method used in this study was a qualitative approach. The data collection techniques were done through observation, interview and documentation. The results and discussions showed that the Diskoperindag of Pringsewu, Cleaning and Landscaping Agency of Pringsewu, Pringsewu Parliament, community and traders of Sukoharjo Market are all the stakeholders which played a role in the Sukoharjo Market Revitalization Program of Pringsewu Regency in 2016. The form of coordination among the stakeholders showed that the Diskoperindag of Pringsewu and Cleaning and Landscaping Agency of Pringsewu have appealed the communities and traders to occupy the relocations provided, but the community and traders requested the delay of the program yet it was not accomodated properly. It is suggested that the socialization process to the communities and traders should be more interactive and effective. Further, it is important to manage a more mature coordination to avoid misunderstandings among the communities and traders of Sukoharjo market. Keywords: Stakeholders, Traditional Market Revitalization

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: H Ilmu Sosial = Social Sciences > H Social Sciences (General)
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Administrasi negara
Depositing User: 31150112 . Digilib
Date Deposited: 19 May 2017 02:18
Last Modified: 19 May 2017 02:18
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/26659

Actions (login required)

View Item View Item