KOMUNIKASI KELUARGA AMALGAMASI MINANG (STUDI KASUS TERHADAP PUDARNYA PENGGUNAAN BAHASA MINANG DI JURAI PERWALIKO BANDAR LAMPUNG)

WIWING NOFRIDA , 1316031078 (2017) KOMUNIKASI KELUARGA AMALGAMASI MINANG (STUDI KASUS TERHADAP PUDARNYA PENGGUNAAN BAHASA MINANG DI JURAI PERWALIKO BANDAR LAMPUNG). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (6Kb) | Preview
[img] Text
SKRPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (728Kb)
[img]
Preview
Text
SKRPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (729Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan cara berkomunikasi keluarga amalgamasi Minang terhadap pudarnya penggunaan bahasa Minang di Jurai Perwaliko Bandar Lampung. Teori utama yang digunakan adalah teori Joseph de Vito, dengan pendekatan humanistik yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, serta kesetaraan dan teori pendukung menggunakan teori sosiolinguistik dari Ferdinand De Saussure. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pernikahan amalgamasi menjadi salah satu faktor penyebab tidak menggunakan bahasa Minang, bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia saja. Kata kunci: komunikasi keluarga, pendekatan humanistik, amalgamasi, bahasa Minang, bahasa daerah. ABSTRACT The purpose of this study is to explain how to communicate the Minangkabau amalgamation family to the fading of Minangkabau language use in Jurai Perwaliko Bandar Lampung. The main theory used in this study is the theory of Joseph de Vito, with a humanistic approach that is openness, empathy, supportive attitude, positive attitude, and equality and supporting theories using the sociolinguistic theory of Ferdinand De Saussure. This research uses qualitative research type with data collection technique through in-depth interview with informants and observation. The results of this study indicate that Minang family amalgamation is one of the factors causing not using Minang language. The language used to communicate in daily life for Minang amalgamation families is Indonesian only. Keywords: family communication, humanistic approach, amalgamation, Minang language, regional language.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: > H Social Sciences (General)
> HE Transportation and Communications
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Komunikasi
Depositing User: 87066566 . Digilib
Date Deposited: 08 Jun 2017 06:10
Last Modified: 08 Jun 2017 06:10
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/26792

Actions (login required)

View Item View Item