KERAGAAN AGROINDUSTRI TEMPE, MANFAAT EKONOMI KOPERASI, DAN TINGKAT PARTISIPASINYA SEBAGAI ANGGOTA PRIMKOPTI KABUPATEN PESAWARAN

TIARA SHINTA ANGGRAENI , 1314131110 (2017) KERAGAAN AGROINDUSTRI TEMPE, MANFAAT EKONOMI KOPERASI, DAN TINGKAT PARTISIPASINYA SEBAGAI ANGGOTA PRIMKOPTI KABUPATEN PESAWARAN. FAKULTAS PERTANIAN, UNVIERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (3922Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3642Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHAN.pdf

Download (901Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaan agroindustri tempe, manfaat ekonomi koperasi, serta partisipasi anggota Primkopti Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) di Primkopti Kabupaten Pesawaran dengan pertimbangan bahwa Primkopti tersebut merupakan satu-satunya yang aktif di Provinsi Lampung. Sampel dipilih secara acak sederhana (simple random sampling) dengan jumlah 52 sampel. Pengambilan data dilakukan pada bulan November 2016 - Desember 2016. Data dalam penelitian ini adalah analisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadaan bahan baku pada agroindustri tempe belum sesuai dengan standar termasuk tepat waktu, tempat, kualitas, kuantitas, kuantitas, dan harga. Pendapatan agroindustri tempe atas biaya total per bulan sebesar Rp634.831,56, agroindustri tempe menguntungkan karena nilai R/C > 1, serta memiliki nilai tambah yang positif dan layak untuk diusahakan. Strategi pemasaran agroindustri tempe sudah menggunakan komponen marketing mix. Rantai pemasaran terdiri dari dua saluran yaitu produsen ke konsumen dan produsen ke pedagang lalu langsung ke konsumen. Sistem pemasaran agroindustri tempe belum efisien karena nilai marjin pemasaran dan Ratio Profit Margin tidak menyebar merata. Jasa layanan pendukung yang menunjang agroindustri tempe yaitu teknologi informasi dan komunikasi, sarana transportasi, dan pasar. Manfaat ekonomi koperasi yang diterima anggota dari Unit Usaha Kedelai sebesar Rp121.606,33 per tahun. Tingkat partisipasi anggota Primkopti dalam menghadiri RAT dan membayar simpanan wajib termasuk dalam kategori sedang, sedangkan partisipasi anggota Primkopti dalam memanfaatkan unit usaha termasuk dalam kategori rendah. Kata kunci : agroindustri, keragaan, koperasi, tempe ABSTRACT This research intended to analyze tempeh agroindustry performance, economic benefit of cooperative, and also the participation of Primkopti members in Pesawaran District. This research used survay method in which location was chosen purposively at Primkopti in Pesawaran District, since that was the only active Primkopti in Lampung Province. The samples were selected by simple random sampling method in which total samples were 52. Research data was analyzed by qualitative and quantitative descriptive. The result of this research showed that the raw materials procurement at Tempeh agroindustry did not meet the standart of time, place, type, quality, quantity, and price. The income based on total cost per month at tempeh agroindustry was Rp634,831.56. Tempeh Agroindustry was viable because it had positive added value and favorable for its R/C ratio value was more than one. Tempeh agroindustry marketing strategy has already used marketing mix. The marketing chain consisted of two tracts which were, manufacturers to consumers and manufacturers to merchant then to consumers. Tempeh agroindustry marketing system was not efficient because the value of marketing margin and profit margin ratio did not spread evenly. The support services at tempeh agroindustry namely information and communication technology, transportation, and market. The cooperation economic benefit which was achieved by the soybean business units members was Rp121,606.33 every year. The participation level of Primkopti members in attending RAT and paying obligatory deposit was in medium category, while participation of Primkopti members in utilizing business units was in low category. Key words: agroindustry, cooperative, performance, tempeh

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pertanian > Budidaya tanaman
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Agribisnis
Depositing User: 17419118 . Digilib
Date Deposited: 12 Jun 2017 03:07
Last Modified: 12 Jun 2017 03:07
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/26825

Actions (login required)

View Item View Item