HUBUNGAN TINGGI BADAN DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP HASIL LARI JARAK PENDEK (SPRINT) 60 METER PADA SISWA EKSTRAKURIKULER ATLETIK SMPN 23 BANDAR LAMPUNG

DODI KURNIA, 1313051029 (2017) HUBUNGAN TINGGI BADAN DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP HASIL LARI JARAK PENDEK (SPRINT) 60 METER PADA SISWA EKSTRAKURIKULER ATLETIK SMPN 23 BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (1721Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2776Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3028Kb)

Abstrak

Masalah dalam penelitian ini adalah hubungan tinggi badan dan kekuatan otot tungkai terhadap hasil lari jarak pendek 60 meter pada siswa ekstrakurikuler atletik SMPN 23 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei deskriptif korelasional, Sampel yang digunakan adalah populasi sample yaitu ekstrakulikuler atletik SMPN 23 Bandar Lampung , yang berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data menggunakan leg dhynamometer, health scale dan tes lari jarak pendek 60 meter serta teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Dari hasil penelitian di dapat bahwa tinggi badan dan kekuatan otot tungkai memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil lari jarak pendek 60 meter. Hasil penelitian menunjukan korelasi tinggi badan dengan hasil lari jarak pendek 60 meter 0,465 kemudian koefesien korelasi kekuatan otot tungkai dengan hasil lari jarak pendek 60 meter sebesar 0,475 serta korelasi tinggi badan dan kekuatan otot tungkai dengan hasil lari jarak pendek 60 meter menunjukan angka 0,5067. maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Tinggi Badan dan Kuatan Otot tungkai terhadap hasil Lari Jarak Pendek (srint) 60 Meter pada siswa ekstrakurikuler Atletik SMPN 23 Bandar Lampung. Kata Kunci : tinggi badan, kekuatan otot tungkai, lari jarak pendek abstract The problem of this research the correlation between height and leg muscle strength to the result of the short distance of 60 meters at the athletic extracurricular student of SMPN 23 Bandar Lampung. The research method used in this research is a descriptive correlational survey. The sample used is the sample population of the athletic extracurricular SMPN 23 Bandar Lampung, which amounted to 20 students. Data collection using leg dynamometer, health scale and 60-meter short-range test and data analysis technique using product moment correlation. From the results of the study in the can that height and leg muscle strength has a significant relationship with the results of a short distance of 60 meters. The results showed a correlation of height with the results of a short distance of 60 meters 0.465 then the correlation coefficient of leg muscle strength with the results of a short 60-meter running distance of 0.475 and correlation of body height and leg muscle strength with the result of a short 60-meter sprint showed 0.5067. It can be concluded that there is a significant relationship between Body Height and Leg Muscle Strength on the results of Sprint 60 sprints on students extracurricular athletics SMPN 23 Bandar Lampung. Keywords: height, leg muscle strength, short distance run

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: L Education > L Education (General) = Pendidikan
Pengobatan > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine
Program Studi: Fakultas KIP > Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
Depositing User: 1482108 . Digilib
Date Deposited: 15 Jun 2017 06:23
Last Modified: 15 Jun 2017 06:23
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/26921

Actions (login required)

View Item View Item