PENGGUNAAN IMPERATIF BAHASA INDONESIA OLEH GURU PEREMPUAN DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI MAN 1 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2016/2017

RATU FAIZATUL MUFAZAH , 1313041068 (2017) PENGGUNAAN IMPERATIF BAHASA INDONESIA OLEH GURU PEREMPUAN DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI MAN 1 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2016/2017. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1386Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1229Kb) | Preview

Abstrak

Permasalahan dalam penelitian ini adalah penggunaan imperatif bahasa Indonesia oleh guru perempuan dalam kegiatan pembelajaran di MAN 1 Bandar Lampung tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud formal dan makna pragmatik imperatif yang digunakan oleh guru perempuan dalam kegiatan pembelajaran di MAN 1 Bandar Lampung tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan guru perempuan pada saat mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia di dalam kelas. Teknik pengumpulan data dengan teknik rekam dan catat. Analisis data dilakukan dengan teknik permutasi, ubah ujud, dan teknik pragmatis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wujud formal dan makna pragmatik imperatif yang digunakan guru perempuan dalam pembelajaran di kelas berjumlah 127, terbagi ke dalam wujud formal dan makna pragmatik imperatif. Penggunaan imperatif berwujud formal ditemukan 66 data , yaitu imperatif aktif sebanyak 44 data dan pasif 22 data. Selanjutnya, terdapat pula morfem ø (zero) atau pelesapan morfem, yaitu morfem di- sebanyak 2 data dan ber- 3 data. Pada tuturan yang bermakna pragmatik imperatif ditemukan 127 data, yaitu perintah sebanyak 13 data, suruhan 49 data, permintaan 20 data, desakan 7 data, persilaan 13 data, ajakan 3 data, mengizinkan 10 data, larangan 9 data, harapan 1 data, dan anjuran 2 data. Selain itu, ditemukan penggunaan konstruksi nonimperatif untuk menyatakan maksud imperatif secara tidak langsung, yaitu bentuk deklaratif, interogatif dan kategori fatis. Kata Kunci: imperatif, wujud formal, makna pragmatik, konstruksi

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: L Education > L Education (General) = Pendidikan
Program Studi: Fakultas KIP > Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah
Depositing User: 68718045 . Digilib
Date Deposited: 21 Jun 2017 03:55
Last Modified: 21 Jun 2017 03:55
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/27105

Actions (login required)

View Item View Item