ANALISIS PENDAPATAN, RISIKO, DAN PEMASARAN USAHATANI JAHE DI KECAMATAN PENENGAHAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

JULAILY EKA SAPUTRA, 1214131052 (2017) ANALISIS PENDAPATAN, RISIKO, DAN PEMASARAN USAHATANI JAHE DI KECAMATAN PENENGAHAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (28Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1115Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (825Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK Fluktuasi produksi dan harga merupakan risiko yang dihadapi pada usahatani jahe sehingga berdampak pada tingkat pendapatan usahatani jahe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan, risiko, pengaruh risiko usahatani terhadap pendapatan dan efisiensi pemasaran jahe. Penelitian menggunakan metode survei. Jumlah sampel sebanyak 60 orang petani dan 45 pedagang. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-Juli 2016. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan usahatani jahe sebesar Rp28.038.043,74 per hektar serta diperoleh nilai R/C atas biaya total yaitu 1,68. Risiko usahatani jahe berada pada kategori tinggi dengan nilai CV 0,51. Risiko usahatani jahe berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani jahe. Saluran pemasaran jahe di Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan tidak efisien. Kata Kunci : Jahe, Pemasaran, Pendapatan, Risiko. ABSTRACT The risk that is faced by ginger farming are production and price fluctuation that affect farmer`s income. This research aimed to analyze the income, the risk, the correlation risk toward income, and the marketing efficiency of fresh ginger. This research was conducted by survey method. The samples are 60 farmers and 45 sellers. The research data was collected in Juni – Juli 2016 and was analyzed by descriptive qualitative and deskriptive quantitative. The results showed that the income of ginger farming was Rp28,038,043.74/ha and the value of R/C on total cost was 1.68. The risk of ginger farming was on high category in which CV value was 0.51. The risk of ginger farming had significantly influence the income. Ginger marketing chanels at Penengahan Sub-District South Lampung Regency was inefficient. Keyword : Ginger, income, marketing, risk.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pertanian > Budidaya tanaman
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Agribisnis
Depositing User: 39267140 . Digilib
Date Deposited: 05 Jul 2017 06:25
Last Modified: 05 Jul 2017 06:25
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/27153

Actions (login required)

View Item View Item