JUMLAH DAN MORFOLOGI ANAK DARI HASIL PERKAWINAN ANTARA MENCIT BETINA DENGAN MENCIT JANTAN (Mus musculus L.) YANG MENDAPAT PERLAKUAN EKSTRAK BUAH NAGA PUTIH (Hylocereus undatus Haw.)

BELLA FRISCILLA DHETA, 131702013 (2017) JUMLAH DAN MORFOLOGI ANAK DARI HASIL PERKAWINAN ANTARA MENCIT BETINA DENGAN MENCIT JANTAN (Mus musculus L.) YANG MENDAPAT PERLAKUAN EKSTRAK BUAH NAGA PUTIH (Hylocereus undatus Haw.). FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (8Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1751Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1711Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK Di zaman yang modern ini banyak sekali obat-obat yang beredar untuk meningkatkan kesuburan pada pria. Obat-obat ini biasanya dikemas dalam bentuk suplemen yang berasal dari tanaman tradisional ataupun buah-buah segar. Salah satu buah yang dapat digunakan yaitu buah naga putih (Hylocereus undatus Haw.). Buah tersebut merupakan buah yang dapat digunakan sebagai obat kesuburan pada pria serta meningkatkan aktivitas seksual selain menurunkan kadar gula. Ditinjau dari zat-zat yang aktif dalam buah naga tersebut, bila digunakan sebagai obat kesuburan pria, secara langsung dapat mempengaruhi proses hormonal dan jumlah anak apabila dikonsumsi, sehingga memberikan efek pada pria. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak buah naga putih terhadap jumlah dan morfologi anak dari hasil perkawinan mencit (Mus musculus L.) betina dengan mencit jantan perlakuan. Ekstrak buah naga putih didapat secara maserasi dengan menggunakan etanol 95% sebagai pelarut. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 20 ekor mencit jantan perlakuan dan 20 ekor mencit betina yang terbagi dalam 4 kelompok yaitu kelompok [K], [P1],[P2] dan [P3]. Setiap kelompok terdiri dari 5 ekor mencit jantan perlakuan dan 5 ekor mencit betina. Pada [P1],[P2], dan [P3] diberi perlakuan CMC 1% mengandung ekstrak buah naga putih sesuai dosis selama 35 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pemberian ekstrak buah naga putih setelah dilakukan analisis varian dengan taraf signifikasi 5% tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap jumlah anak, morfologi anak meliputi berat badan anak, panjang tengkorak, panjang ekor, panjang badan dan panjang total. Semua dosis yang digunakan tidak menyebabkan kecacatan pada anak serta rasio seks dari anak tanpa membedakan perlakuan dan kontrol bahwa jantan lebih dominan dibanding betina. Kata Kunci : Buah naga putih (Hylcereus undatus Haw.), Jumlah Anak, Mus musculus L.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Q Science (General)
Program Studi: Fakultas MIPA > Prodi Magister Ilmu Biologi
Depositing User: 0381554 . Digilib
Date Deposited: 12 Jul 2017 04:24
Last Modified: 12 Jul 2017 04:24
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/27205

Actions (login required)

View Item View Item