IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI TANJUNG SETIA KECAMATAN PESISIR SELATAN KABUPATEN PESISIR BARAT

LUSITA ANJELINA, 1346021017 (2017) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI TANJUNG SETIA KECAMATAN PESISIR SELATAN KABUPATEN PESISIR BARAT. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4Mb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2696Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (29Kb) | Preview

Abstrak

Pantai Tanjung Setia merupakan Kawasan Wisata Unggulan di Kabupaten Pesisir Barat yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Pengembangan objek wisata pantai di Pesisir Barat harus diimbangi dengan pengelolaan yang maksimal oleh Pemerintah Daerah karena sasaran yang ingin dicapai adalah berkembangnya kontribusi pariwisata yang begitu besar agar dapat menjadi tujuan wisata yang siap bersaing ditingkat internasional. Pemerintah Daerah telah membuat kebijakan untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Pesisir Barat. Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat memiliki beberapa langkah strategis demi memaksimalkan potensi daerah yang dimiliki oleh Kabupaten Pesisir Barat yang dituangkan ke dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA). Penelitian ini menitikberatkan pada implementasi kebijakan pengembangan Objek Wisata Pantai Tanjung Setia Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan permasalahan implementasi kebijakan pengembangan pariwisata dengan menggunakan teori Van Meter dan Van Horn yaitu (1) standar dan tujuan, (2) sumber daya, (3) komunikasi, (4) karakteristik agen pelaksana, (5) lingkungan ekonomi, social dan politik, (6) sikap kecenderungan para pelaksana. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah terdapat masalah dan hambatan dalam implementasi kebijakan pengembangan Objek Wisata Pantai Tanjung Setia yang belum optimal antara lain dipengaruhi oleh faktor sumber daya baik sumber daya manusia yang masih kurang dari segi kualitas dan kuantitas maupun sumber daya finansial, serta intensitas komunikasi antar agen pelaksana sehingga perlu dilakukan perbaikan terhadap faktor-faktor yang menjadi kendala implementasi kebijakan pengembangan Objek Wisata Pantai Tanjung Setia Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Objek Wisata ABSTRACT Tanjung Setia Beach is a Superior Tourism Area in Pesisir Barat Regency that has potential to be developed. Development of object tourism in Pesisir Barat Regency has to be balanced with the maximum management by the Regional Government because the target to be achieved is to development great tourism contribution in order to become a tourist destination that ready to compete in international level. Local Government has made policy for tourism development in Pesisir Barat Regency. The Government of Pesisir Barat Regency has several strategic steps to maximize the potential of Pesisir Barat Regency area as set forth in the Regional Tourism Development Master Plan (RIPPDA). This research focuses on the implementation of object tourism development policy Tanjung Setia Beach of Pesisir Selatan District of Pesisir Barat Regency. The objectives of this research are to discribe the problems of implementation of tourism development policy using Van Metter and Van Horn theory, such as (1) Goal and Standard, (2) Resources, (3) Communication, (4) Characteristics of Implementing Agent, (5) Condition of economic, social and political, (6) Tendentional attitudes of Implementing Agent. The type of this research is descriptive research with qualitative approach. The result of this research is that there are problems and obstacles in the implementation of Object Tourism development policy of Tanjung Setia Beach which optimal yet which influenced by the resources factor of human resources which is still less in terms of quality and quantity as well as financial resources, and the intensity of communication between implementing agencies that necessary to improve the factors which are obstacles to the implementation of Object Tourism development policy of Tanjung Setia Beach of Pesisir Selatan District of Pesisir Barat Regency. Keywords: Policy Implementation, Object Tourism

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: H Ilmu Sosial = Social Sciences
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: 95730390 . Digilib
Date Deposited: 25 Jul 2017 08:05
Last Modified: 25 Jul 2017 08:05
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/27446

Actions (login required)

View Item View Item