IDENTIFIKASI MISKONSEPSI MATERI FOTOSINTESIS DAN RESPIRASI TUMBUHAN PADA SISWA SMP KELAS VIII SE-KECAMATAN MELINTING KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

Nining Hidayatun Nadhifatul Walidayah, 1213024047 (2017) IDENTIFIKASI MISKONSEPSI MATERI FOTOSINTESIS DAN RESPIRASI TUMBUHAN PADA SISWA SMP KELAS VIII SE-KECAMATAN MELINTING KABUPATEN LAMPUNG TIMUR. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (18Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (869Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (693Kb) | Preview

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi yang terjadi pada siswa dan faktor yang berpengaruh dengan miskonsepsi siswa. Sampel penelitian 50% siswa kelas VIII SMP Se-Kecamatan Melinting Kabupaten Lampung Timur yang berjumlah 235 siswa dipilih secara purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif sederhana. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes tertulis dengan Certainty Of Respons Index (CRI) dan angket. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif untuk miskonsepsi siswa dan faktor yang berpengaruh dengan miskonsepsi siswa, serta secara statik menggunakan rumus persentase dan uji korelasi Kendall’s Tau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman konsep siswa kelas VIII SMP Se-Kecamatan Melinting Kabupaten Lampung Timur pada materi Fotosintesis dan Respirasi Tumbuhan, yang paling tinggi persentasenya adalah kategori tingkat “Miskonsepsi” sebesar 61,28±0,77. Dalam materi tersebut terdapat tiga konsep yaitu Fotosentesis, Respirasi, serta Fotosintesis dan Respirasi. Siswa yang mengalami miskonsepsi dari ketiga konsep ini berbeda-beda, yaitu pada konsep Fotosintesis yang termasuk ke dalam kategori tingkat “Miskonsepsi” sebesar 63,90±0,81. Pada konsep Respirasi siswa yang termasuk ke dalam kategori tingkat “Miskonsepsi” sebesar 55,49±1,58, sedangkan pada konsep Fotosintesis dan Respirasi yang termasuk ke dalam kategori tingkat “Miskonsepsi” sebesar 45,53±2,57. Faktor yang mempengaruhi miskonsepsi siswa disebabkan oleh kesalahan konteks dan siswa. Pada kesalahan konteks terdapat korelasi positif (+) yang berarti semakin tinggi kesalahan konteks maka semakin tinggi miskonsepsi siswa dan terdapat peryataan sebagai berikut kurang dapat menyimak penjelasan guru dengan baik. Sedangkan faktor selanjutnya pada siswa terdapat korelasi negatif (-) yaitu semakin rendah minat belajar siswa maka miskonsepsi semakin tinggi, begitu juga sebaliknya. Ada tiga hal pernyataan bahwa minat belajar siswa rendah yaitu tidak senang belajar biologi, biologi adalah mata pelajaran yang membosankan, dan belajar di rumah sebelum mengikuti pembelajaran biologi. Kata Kunci : Certainty of Respons Index (CRI), fotosintesis, miskonsepsi, respirasi tumbuhan.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: L Education > LB Theory and practice of education
Q Science (General) > QH Natural history > QH301 Biology
Program Studi: Fakultas KIP > Prodi Pendidikan Biologi
Depositing User: 82430431 . Digilib
Date Deposited: 28 Jul 2017 08:55
Last Modified: 28 Jul 2017 08:55
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/27582

Actions (login required)

View Item View Item