EFEKTIVITAS PROGRAM GERAKAN MEMBANGUN DESA SAI BUMI RUAI JURAI DALAM PENGENTASAN DESA TERTINGGAL (Studi Kasus Desa Gedung Harapan Kecamatan Jatiagung Kabupaten Lampung Selatan)

CHICI AFRIANITA SINAGA, 1316021024 (2017) EFEKTIVITAS PROGRAM GERAKAN MEMBANGUN DESA SAI BUMI RUAI JURAI DALAM PENGENTASAN DESA TERTINGGAL (Studi Kasus Desa Gedung Harapan Kecamatan Jatiagung Kabupaten Lampung Selatan). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (92Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2161Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1815Kb) | Preview

Abstrak

Desa tertinggal yang ada di Provinsi Lampung berjumlah 1.302 desa. Untuk itu Pemerintah Provinsi Lampung membuat Program Gerbang Desa Saburai yang diresmikan sejak tahun 2015. Pada program ini pemerintah provinsi Lampung memberikan dana bantuan sebesar 300 juta rupiah di setiap desa penerima . Desa Gedung Harapan merupakan salah satu penerima tersebut. Akan tetapi, menurut hasil pra riset ditemukan bahwa Desa Gedung Harapan masih jauh dari desa berkembang diberbagai aspek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas dari Program Gerbang Desa Saburai dalam mengentaskan Desa Tertinggal. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deksrptif kualitatif dan berfokus pada standarisasi IPD 2014 sebagai tolak ukur. Teknik pengumpulan data berupa teknik wawancara, studi pustaka, observasi dan dokumentasi. Teknik triangulasi data sumber digunakan sebagai teknik keabsahan data. Hasil penelitian ini adalah, dimensi pelayanan dasar segi fisik masih jauh dari kata efektif, dikarenakan belum adanya peningkatan pada indikator kesehatan maupun pendidikan. Sedangkan dari segi non fisik sudah menunjukkan peningkatan terutama pada indikator kesehatan. Dimensi kondisi infrastruktur segi fisik dan non fisik sudah mulai menunjukan hasil yang signifikan. Terbukti dari indikator penyusun yang mulai terpenuhi, seperti penerangan jalan serta pembuatan talud (siring) sebagai langkah pencegahan banjir serta mampu meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap tiap kegiatan desa. Dari dimensi aksesibilitas/transportasi segi fisik sedikit mengalami peningkatan walaupun tidak pada seluruh indikator Sedangkan segi non fisik sudah menunjukkan keefektifitasannya karena mampu meningkatkan partisipasi warga terhadap kegiatan yang terkait dengan aksesibilitas desa. Dimensi Pelayanan Umum segi fisik terkait dengan indikator ketersediaan fasilitas olahraga belum terealisasi. Indikator pendukung lainnya, meliputi pelayanan administrasi yang mulai membaik, namun tidak disetiap urusan administrasi. Sedangkan dari segi non fisik sudah menunjukkan kemajuan, terlihat dari minat warga terhadap kegiatan olahraga. Pada dimensi penyelenggaraan pemerintahan indikator penyusun yang meliputi kemandirian, seperti kelengkapan administrasi pemerintahan desa, otonomi desa dan asset/kekayaan desa, serta kualitas sumber daya manusia, seperti kualitas SDM masih perlu diperhatikan lebih lanjut. Dari hasil Penelitian di atas, peneliti menyarankan agar segera melakukan koordinasi dengan dinas terkait dengan segala hal yang dibuthkan, selain itu kepada pendamping desa untuk lebih aktif dan banyak membantu desa dalam membentuk program-program untuk peningkatkan partisipasi warga desa. Serta kepada Dinas PMD untuk segera melakukan evaluasi terhadap program ini. Kata kunci : Efektivitas, Program Gerbang Desa Saburai, Pengentasan, Desa Tertinggal. EFFECTIVENESS OF GERBANG DESA SAI BUMI RUWAI JURAI PROGRAM IN BACKWARD RURAL POVERTY (Case Study of Gedung Harapan Village Jatiagung District of South Lampung Regency) Underdeveloped village that is in Lampung Provinces is totaled 1.302. Accourding to that, The Government of Lampung Province make The Gerbang Desa Saburai Program which was estabilished since 2015. In this program The Government of Lampung Province provide relief found amounting to 300 million in each villages. Gedung Harapan Village Jatiagung District of South Lampung Regency it is one of the recipients of the fund, but based on pre-reserch it is found that Gedung Harapan Village is still far from development village moreover, the independent village. This research is to intend to know the measurment of efektivity from gerbang desa program to backward rural poverty undeveloped village. This reseacrh uses qualitative research type, that focus of this research used Standarisation of IPD 2014 as a basic foundation. Data collaction techniques used were interview techniques, the study if literature, observation and documentations. triangular data technique used as a technique of the validity of the data. The result of this research showed that dimansions basic service is still far from the effective, because theres is no enhancement on health and education indicator. While from non pshycal side started to show enchancement especially in helath indicator. Dimensions of infrastructure condition have started to show the significant result. This is proven by the preparation od indicators that started begin to fulfilled, like the street tighting as well as the sewer set-ups as a precoutionary of flood, and can enchacement society partisipation on every village activity. From the dimansions af accessibility/transportation, they increased slightly although not in all supporting indicators. But on non phsycal side started to show its effectivness because it can enchacement society participation accessibility on village activity. Dimensions of public service relating to indicators availibility of sports facilities still has not been realized, the other supporting indicators, includes service administrations started to improve, but not in every administrative affairs. But from non pshycal side started to show progress, it can see from society interest to sport activity. On the dimansion of the organisation of the government constituent indicator which include self-relience, such as completness of administrative village. The village autonomy and the village assests/wealth as well as the quality of human resources, such as the quality of SDM which still needs to wacht out for more. From this research, the reseacrhers suggest to do coordination with public agencies relating to everything that needed soon, other than that to village counselor to be more active and be more helping in shaping program to enchacement society partisipation. And for Dinas PMD to do evaluation in this program soon. Keywords: Effectiveness, Gerbang Desa Saburai Program, Alleviation, Underdevelopment Villages.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: J Political Science > JC Political theory
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: 95104415 . Digilib
Date Deposited: 03 Aug 2017 07:08
Last Modified: 03 Aug 2017 07:08
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/27700

Actions (login required)

View Item View Item