DAMPAK INKLUSI KEUANGAN (FINANCIAL INCLUSION) TERHADAP EFEKTIVITAS KEBIJAKAN MONETER DI INDONESIA

TRI BUANA RETNO DEWI , 1311021097 (2017) DAMPAK INKLUSI KEUANGAN (FINANCIAL INCLUSION) TERHADAP EFEKTIVITAS KEBIJAKAN MONETER DI INDONESIA. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (11Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (1002Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (873Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak variabel indikator inklusi keuangan dan beberapa variabel makroekonomi lainnya terhadap efektivitas kebijakan moneter di Indonesia yang tercermin dari tingkat inflasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data runtun waktu dari periode 2005Q1 sampai dengan 2016Q4. Penelitian ini menggunakan metode analisis Vector Error Correction Model (VECM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang rasio DPK, suku bunga kredit, nilai tukar, dan jumlah uang beredar berpengaruh positif terhadap inflasi, sedangkan rasio kredit berpengaruh positif terhadap inflasi. Variabel indikator inklusi keuangan, suku bunga kredit, nilai tukar, dan jumlah uang beredar memiliki peran dalam menjelaskan variasi efektivitas kebijakan moneter, namun dalam jangka panjang, lebih dari 50 persen variasi efektivitas kebijakan dijelaskan oleh inflasi. Rendahnya peran variabel indikator inklusi keuangan dalam menjelaskan efektivitas kebijakan moneter karena inklusi keuangan di Indonesia masih dalam tahap pengembangan. Dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa variabel suku bunga kredit dan nilai tukar sangat responsif terhadap perubahan inflasi, sehingga diperlukan perhatian khusus untuk menjaga kedua variabel tersebut. Kata Kunci: Efektivitas kebijakan moneter, inklusi keuangan, kebijakan moneter, layanan keuangan formal, Layanan Keuangan Informal, Vector Error Correction Model (VECM) ABSTRACT The purpose of this research is to analyze the impact of financial inclusion indicator variables and some other macroeconomic variables on the effectiveness of monetary policy in Indonesia which is reflected from the inflation rate. The research uses time series data over the period 2005Q1 until 2016Q4. This research uses Vector Error Correction Model (VECM) analysis method. The results of this study indicate that in the long term, deposits ratio, lending rate, exchange rate, and money supply have a positive effect on inflation, while the credit ratio has a positive effect on inflation. The variables of financial inclusion indicators, lending rate, exchange rate, and money supply have a role in explaining the variations in the effectiveness of monetary policy, but over the long-run, more than 50 percent of the variations in policy effectiveness are explained by inflation. The low role of variables financial inclusion indicator in explaining the effectiveness of monetary policy because financial inclusion in Indonesia is still in development stage. In this study also shows that the variable of lending rate and exchange rate are very responsive to inflation change, so need more attention to keep these two variables. Keywords: Financial inclusion, formal financial services, informal financial services, monetary policy, monetary policy effectiveness, Vector Error Correction Model (VECM)

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > HB Economic Theory
Program Studi: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Prodi S1-Ekonomi Pembangunan
Pengguna Deposit: 37453192 . Digilib
Date Deposited: 22 Aug 2017 03:27
Terakhir diubah: 22 Aug 2017 03:27
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/28032

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir