PENGOLAHAN CAMPURAN BAGAS TEBU DAN MINYAK BIJI KARET MENJADI LIQUID FUEL DENGAN METODE PIROLISIS MENGGUNAKAN ZEOLIT-Y BERBASIS SILIKA SEKAM PADI SEBAGAI KATALIS

Yunitri Sianturi, 1317011082 (2017) PENGOLAHAN CAMPURAN BAGAS TEBU DAN MINYAK BIJI KARET MENJADI LIQUID FUEL DENGAN METODE PIROLISIS MENGGUNAKAN ZEOLIT-Y BERBASIS SILIKA SEKAM PADI SEBAGAI KATALIS. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (6Mb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7Mb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (7Mb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK Dalam penelitian ini telah dilakukan pirolisis campuran bagas tebu dan minyak biji karet dengan katalis zeolit-Y berbasis silika sekam padi dan logam aluminium. Sebelum digunakan, zeolit dikalsinasi pada suhu yang berbeda-beda yaitu dari 600, 700, 800, dan 900°C. Zeolit dikarakterisasi menggunakan XRD, SEM, PSA, dan FTIR, serta liquid fuel yang dihasilkan dianalisis dengan GC-MS menggunakan bantuan dari sistem kepustakaan dari Wiley299 dan NIST.2 untuk mengidentifikasi komponen liquid fuel. Karakterisasi dengan XRD menunjukkan bahwa zeolit-Y yang disintesis didominasi oleh fasa amorft. Karakterisasi dengan SEM menunjukkan bahwa pori-pori dipermukaan zeolit berkurang ketika suhu kalsinasi meningkat kerena ukuran butir atau partikel dari zeolit-Y bertambah pada permukaan katalis. Hasil karakterisasi PSA menunjukan selisih rentang ukuran partikel meningkat yaitu 92,1 nm, 294 nm, dan 336 nm saat suhu kalsinasi meningkat dari 600 sampai 800°C. Karakterisasi dengan FTIR menunjukkan bahwa zeolit memiliki situs asam BrØnsted-Lowry. Hasil dari pirolisis menunjukkan bahwa rendemen produk cair terbesar (47,33%) dari pirolisis campuran bagas tebu menggunakan zeolit-Y 700°C. Hasil analisis GC-MS menunjukkan bahwa bahan bakar cair yang diperoleh terdiri dari tiga sampai lima kategori senyawa, dan liquid fuel dari campuran bagas tebu dan minyak biji karet dengan katalis zeolit-Y 700°C memiliki kandungan hidrokarbon terbesar yaitu 85%. Kata Kunci : zeolit-Y, reaksi perengkahan, liquid fuel, bagas tebu, minyak biji karet ABSTRACT In this research, co-pyrolysis of sugarcane bagasse and rubber seed oil was carried out using zeolite-Y prepared from rice husk silica and aluminum metal as catalyst. Before use, the zeolite was calcined at different temperatures of 600, 700, 800, and 900°C. The zeolite was characterized using the techniques of XRD, SEM, PSA, and FTIR, and the liquid fuels produced were analyzed using GC-MS technique with the aid of Wiley299 and NIST.2 library system for identification of the components. Characterization with XRD indicates that the zeolite-Y synthesized is dominated by the amorphous phase. Characterization with SEM shows that the pores on the surface of zeolites decrease as the calcination temperature increases, due to increased grain sizes or particles on the surface. The results of PSA characterization show the range of particle sizes increase from 92.1 nm, 294 nm, and 336 nm as calcination temperature increases from 600 to 800°C. Characterization with FTIR shows that the zeolites contain BrØnsted-Lowry acid sites. The results of pyrolysis showed that the largest liquid yield (47.33%) was produced from co-pyrolysis of sugarcane bagasse and rubber seed oil using the zeolite-Y 700°C. The GC-MS analysis results show that liquid fuels obtained composed of three to five chemical categories, and the liquid fuel from co-pyrolysis of sugarcane bagasse and rubber seed oil using the zeolite-Y 700°C was found to contain the highest hydrocarbon content of 85%. Keywords : zeolite-Y, cracking reaction, liquid fuel, bagasse, rubber seed oil

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Q Science (General) > QD Chemistry
Program Studi: Fakultas MIPA > Prodi Kimia
Depositing User: 04537744 . Digilib
Date Deposited: 18 Oct 2017 02:29
Last Modified: 18 Oct 2017 02:29
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/28633

Actions (login required)

View Item View Item