EFEKTIVITAS EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) SEBAGAI OVISIDA Aedes aegypti

Apga Repindo, 0918011104 (2014) EFEKTIVITAS EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) SEBAGAI OVISIDA Aedes aegypti. Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung.

[img]
Preview
File PDF
COVER DALAM.pdf

Download (65Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
ABSTRACT.pdf

Download (9Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf

Download (99Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (85Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (12Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
PERSEMBAHAN.pdf

Download (55Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
SANWACANA.pdf

Download (19Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
DAFTAR ISI.pdf

Download (10Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
DAFTAR TABEL.pdf

Download (6Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
DAFTAR GRAFIK.pdf

Download (4Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB I.pdf

Download (33Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB II.pdf

Download (266Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB III.pdf

Download (53Kb) | Preview
[img] File PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (46Kb)
[img]
Preview
File PDF
BAB V.pdf

Download (13Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (28Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

World Health Organization mencatat hingga saat ini sekitar 50 juta kasus demam dengue ditemukan setiap tahun, dengan jumlah kematian sekitar 25.000 pertahunnya hingga tahun 2010, terutama pada daerah tropis dan subtropis termasuk Indonesia. Bawang putih diketahui mengandung allicin, saponin dan flavonoid yang dapat menghambat daya tetas telur Aedes aegypti sehingga dapat mengendalikan populasi vektor penyakit ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak bawang putih efektif sebagai ovisida Aedes aegypti. Penelitian eksperimen yang menggunakan rancangan acak lengkap ini dilakukan pada bulan November 2013 di Laboratorium Zoologi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung. Kosentrasi ekstrak yang digunakan adalah 0%, 0,1%, 0,3%, 0,5%, 0,7% dan 1% dengan 4 kali pengulangan untuk tiap perlakuan. Selanjutnya, diletakkan 20 butir telur pada tiap perlakuan dan pengulangan, sehingga didapatkan jumlah total sampel sebanyak 480 butir telur. Kemudian, diamati jumlah telur yang tidak menetas tiap 6 jam selama tiga hari. Pada akhir penelitian, uji hipotesis one way ANOVA menghasilkan nilai p <0,001. Pada analisis post hoc Bonferroni diketahui konsentrasi yang efektif dibandingkan kontrol (0%) adalah 1%. Hasil penelitian didapatkan penurunan daya tetas telur Aedes aegypti pada kosentrasi 0,1%, 0,3%, 0,5%, 0,7% dan 1% dibandingkan dengan kontrol negatif. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka daya hambat pada penetasan telur akan semakin tinggi pula. Hal ini menunjukkan bahwa Ekstrak bawang putih efektif sebagai ovisida Aedes aegypti. Abstrak Bahasa Inggris The World Health Organization (WHO) noted to date approximately 50 million cases of dengue fever are found every year, about 25,000 deaths per year until 2010, mainly in tropical and subtropical regions, including Indonesia. Garlics is known contains allicin, saponin and flavonoid that can inhbite hatchability of Aedes aegypti’s eggs. This research objective was to know if garlics extract effective as Aedes aegypti ovicide. This experimental studies which used completely randomized design was performed in November 2013 in Laboratory of Zoology, Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung. Concentration of the extract used was 0%, 0.1%, 0.3%, 0.5%, 0.7% and 1% with 4 repetitions for each treatment. Furthermore, was laid 20 eggs in each treatment and repetition, so was getten the total number of samples of 480 eggs. Then, was observed number of eggs that did not hatch every 6 hours for three days. At the end of the study, hypothesis test of one-way ANOVA resulted p-value <0.001. In the post hoc Bonferroni analysis was known effective concentration than controls (0%) was 1%. The results showed a decrease in hatchability of eggs of Aedes aegypti at concentrations of 0.1%, 0.3%, 0.5%, 0.7% and 1% compared to the negative control. The higher the concentration of the extract on the inhibition of hatching eggs will be higher as well. This indicates that garlic extract effective as the ovicide of Aedes aegypti.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek:
Program Studi: Fakultas Kedokteran > Prodi Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 058388 . Digilib
Date Deposited: 03 Sep 2014 08:02
Terakhir diubah: 03 Sep 2014 08:02
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/2872

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir