KAJIAN KANDUNGAN BEBERAPA LOGAM BERAT PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI PESISIR TELUK LAMPUNG SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM

RISKI RAHMADANI, 1317011063 (2017) KAJIAN KANDUNGAN BEBERAPA LOGAM BERAT PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI PESISIR TELUK LAMPUNG SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM , UNIVERSITAS LAMPUNG .

[img]
Preview
Text
ABSTRACT (ABSTRAK).pdf

Download (14Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2473Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2473Kb)

Abstrak

Telah dilakukan kajian kandungan beberapa logam berat yaitu Pb, Cd, Cu, Cr, dan Mn pada ikan kembung di wilayah Pesisir Teluk Lampung. Kajian ini dilakukan untuk mengetahui cemaran logam berat di Pesisir Teluk Lampung. Ikan kembung (Rastrelliger kanagurta) merupakan salah satu ikan yang masih banyak ditemukan di Pesisir Teluk Lampung sehingga dipilih sebagai bioindikator pencemaran logam berat. Analisis logam berat dilakukan secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) dengan metode destruksi kering yang dilakukan saat preparasi sampel dengan menggunakan HNO3 65% dan H2O2 30%. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive random sampling dengan 3 titik lokasi yaitu Pasar Ikan Kalianda, Gudang Lelang Teluk Betung, dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lempasing. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kandungan logam Pb yang terukur yaitu sebesar 0,243 ppm, logam Cd sebesar 0,186 ppm, logam Cu terukur 0,904 ppm, logam Cr yang terukur sebesar 0,144 ppm, dan logam Mn yang terukur 1,121 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan semua logam berat pada ikan kembung di PesisirTeluk Lampung masih di bawah ambang batas sesuai dengan syarat yang ditentukan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Sehingga ikan kembung di Pesisir Teluk Lampung masih aman untuk dikonsumsi. Kata Kunci: Ikan kembung, Logam berat, Pesisir Teluk Lampung, SSA abstarct The study of some heavy metals content were Pb, Cd, Cu, Cr, and Mn in mackerel in Lampung Bay Coastal area has been carried out. This study was conducted to determine the contamination of heavy metals in Lampung Bay Coastal. Mackerel (Rastrelliger kanagurta) is one of the fish that found in large amounts at Lampung Bay Coastal so selected as bioindicator of heavy metals pollution. Analysis of heavy metals was done by Atomis Absorption Spectrophotometer (AAS) with dry destruction method which carried out during sample preparation using HNO3 65% and H2O2 30%. Sampling was done by purposive random sampling method with three locations were fish market of Kalianda, Gudang Lelang Teluk Betung, and Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lempasing. The results of measurement showed that content of Pb was 0,243 ppm, Cd was 0,186 ppm, Cu was 0,904 ppm, Cr measured of 0,144 ppm, and 1,121 ppm for Mn. The results of this study showed that the content of heavy metals in mackerel at Lampung Bay Coastal was still below permitted value which accordance with the requirement by Badan Standarisasi Nasional (BSN) and Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Therefore the mackerel at Lampung Bay Coastal is still safe for consumption. Keywords: Heavy Metals, Mackerel , Lampung Bay Coastal, AAS

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Q Science (General) > Q Science (General)
Q Science (General) > QD Chemistry
Program Studi: Fakultas MIPA > Prodi Kimia
Depositing User: 16456946 . Digilib
Date Deposited: 24 Oct 2017 01:51
Last Modified: 24 Oct 2017 01:51
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/28776

Actions (login required)

View Item View Item