MODEL KOMUNIKASI DEBT COLLECTOR DALAM MENJALANKAN TUGAS PENAGIHAN PADA DEBITUR PT. BFI (STUDI PADA PT. BUNAS FINANCE INDONESIA BANDAR LAMPUNG)

GYNA MULIA AGANI, 1316031032 (2017) MODEL KOMUNIKASI DEBT COLLECTOR DALAM MENJALANKAN TUGAS PENAGIHAN PADA DEBITUR PT. BFI (STUDI PADA PT. BUNAS FINANCE INDONESIA BANDAR LAMPUNG). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (15Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1040Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1041Kb) | Preview

Abstrak

Dari waktu ke waktu perusahaan pembiayaan atau dikenal dengan leasing di Indonesia terus mengalami perkembangan. Pembayaran kredit yang macet oleh debitur dalam permbiayaan menjadi suatu masalah tersendiri bagi pihak perusahaan. Untuk mengatasi hal tersebut maka PT. BFI mempekerjakan orangorang yang secara khusus memiliki tugas untuk memastikan setiap debitur melakukan peminjaman kredit agar melunasi pembayaran tepat pada waktunya. Adapun profesi untuk tugas tersebut disebut dengan Debt Collector. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman Debt Collector tentang SOP Penagihan pada Debitur, menjelaskan tahapan proses penagihan yang dilakukan Debt Collector, dan mengetahui model komunikasi yang dilakukan Debt Collector. Penelitian ini menggunakan teori model komunikasi dan teori komunikasi verbal, nonverbal. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini yaitu debt collector PT BFI dan debitur PT. BFI. Hasil dari penelitian ini adalah Tingkat pemahaman Debt collector tentang SOP penagihan berada dalam tahap pemahaman ektrapolasi, mereka dapat memahami SOP atau prosedur penagihan perusahaan dan mengaplikasikannya dalam kegiatan menagih mereka kepada konsumen, Semua debt collector ingin menunjukan bahwa mereka hanya menjalankan tugas dengan wewenang dan peraturan yang telah ditetapkan, dan mereka berusaha untuk professional dan tidak merugikan klien dari PT BFI itu sendiri, dengan cara memelihara hubungan baik antara collector dan kliennya. Sehingga model komunikasi yang digunakan debt collector yaitu model komunikasi Pace and faules, dimana kegiatan menagih debitur dalam satu hari normalnya terjadi secara berulang-ulang mulai dari kebiasaannya, pengetahuan, pertukaran informasi, cara berinteraksi, lalu simbol yang digunakan, berulang setiap hari nya. Kata kunci: Model Komunikasi, Debitur, dan Debt Collector ABSTRACT At times, financing companies or known as leasing companies in Indonesia continue to develop. One of the financing or leasing companies in Indonesia is PT. BFI Finance Indonesia Tbk. The payment of bad loans in financing becomes a serious problem for the company. To overcome the problem, PT. BFI employed people who specifically ensure that each debtor to pay off the payment on time. This profession is called Debt Collector. This study aims to determine the level of understanding of Debt Collectors about the standard operational procedure (SOP) of Debts Collection toward the Debtors, explaining the stages of payments process conducted by Debt Collectors, and finding out the communication model performed by Debt Collectors. This research uses models of communication and verbal communication, nonverbal communication theory as the scalpel. The method used in this research was done through observation, interview, and documentation. The sample of this research consisted of the debt collectors of PT. BFI and the debtors of PT. BFI. The result of the research showed that the level of understanding of the debt collectors about debt collection's SOP was categorized in extrapolation understanding stage, which meant they could understand the SOP of the company's billing procedures and applied them in their debts collection activity to clients, In addition, all the debt collectors only performed their tasks in accordance with the authority and the established regulations; further, the debt collectors have professionally worked and avoid harming the clients of PT. BFI itself by maintaining good relationships between collectors and clients. It can be concluded that the communication model performed by debt collectors is the communication model of Pace and Faules, where the activity of collecting debts normally happens repeatedly based on the habit, knowledge, information exchange, way of interaction, and the symbol used, repeatedly in daily basis. Keyword: Communication Model, Debtors and Debt Collectors

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: H Ilmu Sosial = Social Sciences
H Ilmu Sosial = Social Sciences > HE Transportation and Communications
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Komunikasi
Depositing User: 56981083 . Digilib
Date Deposited: 12 Dec 2017 04:54
Last Modified: 12 Dec 2017 04:54
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/29203

Actions (login required)

View Item View Item