PENGARUH MEDIA TERHADAP SPORULASI, VIABILITAS, DAN TINGKAT VIRULENSI Aspergillus spp. TERHADAP Helopeltis sp. (HEMIPTERA: MIRIDAE)

ERYKA MERDIANA, 1314121063 (2017) PENGARUH MEDIA TERHADAP SPORULASI, VIABILITAS, DAN TINGKAT VIRULENSI Aspergillus spp. TERHADAP Helopeltis sp. (HEMIPTERA: MIRIDAE). universitas lampung.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (23Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (3411Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2967Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media terhadap sporulasi, viabilitas spora, dan virulensi sepuluh isolat cendawan Aspergillus spp. koleksi Laboratorium Bioteknologi Pertanian Fakultas Pertanian (LBPFP) Universitas Lampung terhadap Helopeltis sp. Pada penelitian ini terdapat 2 set percobaan, percobaan pertama yaitu uji pertumbuhan Aspergillus spp. secara In Vitro pada 3 jenis media (PDA, SDA, dan CMA) dan percobaan kedua yaitu uji virulensi cendawan Aspergillus spp. terhadap Helopeltis sp. Pada percobaan yang pertama menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama adalah jenis media dan faktor kedua adalah isolat cendawan Aspergillus sp. dan percobaan kedua menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Penelitian dilaksanakan dari bulan Maret sampai dengan Juni 2017. Dari hasil penelitian diperoleh sepuluh isolat cendawan Aspergillus spp. koleksi LBPFP Universitas Lampung mempunyai pengaruh yang berbeda dalam memproduksi spora pada media PDA, SDA, dan CMA , tetapi tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh media tumbuh namun juga terlihat dipengaruhi oleh jenis isolat. Kemudian sepuluh isolat cendawan Aspergillus spp. koleksi LBPFP Universitas Lampung tidak berpengaruh terhadap viabilitas spora. Cendawan Aspergillus spp. koleksi LBPFP Universitas Lampung mempunyai tingkat virulensi yang berbeda-beda dalam menginfeksi Helopeltis sp. Perlakuan AS1SDA menimbulkan mortalitas tertinggi yaitu sebesar 56,67% dan perlakuan AS10CMA dan AS5SDA mempunyai mortalitas terendah yaitu hanya sebesar 6,67 % pada 7 hsa. Kata kunci : Aspergillus spp., CMA, Helopeltis sp., PDA, produksi spora, SDA, tingkat virulensi, viabilitas

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > Pertanian ( Umum )
> Budidaya tanaman
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Agroteknologi
Pengguna Deposit: 07055037 . Digilib
Date Deposited: 13 Dec 2017 01:50
Terakhir diubah: 13 Dec 2017 01:50
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/29217

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir