HUBUNGAN CARA PERSALINAN TERHADAP PREVALENSI KOLONISASI Staphylococcus aureus PADA NEONATUS DI RUANG PERINATOLOGI RSIA PURI BETIK HATI

NADIRA RAHIL RACHMAWANI, (1418011141) (2017) HUBUNGAN CARA PERSALINAN TERHADAP PREVALENSI KOLONISASI Staphylococcus aureus PADA NEONATUS DI RUANG PERINATOLOGI RSIA PURI BETIK HATI. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK (INGGRIS INDONESIA).pdf

Download (75Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1267Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (1268Kb) | Preview

Abstrak

Neonatus yang dilahirkan secara normal memiliki kecenderungan terjadinya kolonisasi Staphylococcus aureus yang lebih tinggi pada hidungnya dibandingkan dengan neonatus yang dilahirkan secara perabdominal, hal tersebut dapat terjadi dikarenakan bakteri yang terdapat pada jalan lahir ibunya, sehingga dikhawatirkan tingginya angka kolonisasi bakteri pada neonatus dapat menyebabkan infeksi serius pada neonatus tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan cara persalinan terhadap prevalensi kolonisasi Staphylococcus aureus pada neonatus di Ruang Perinatologi RSIA Puri Betik Hati. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan data primer dengan pemeriksaan laboratorium. Pengambilan sampel dilakukan di ruang Perinatologi RSIA Puri Betik Hati tahun 2017. Sampel diambil menggunakan consecutive sampling dengan total sampel ialah 62 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Variabel independen pada penelitian ini adalah cara persalinan secara normal dan perabdominal. Variabel dependen pada penelitian ini adalah kolonisasi Staphylococcus aureus dari swab hidung neonatus. Analisis data menggunakan Chi Square dengan α=0,05 dan CI=95%. Hasil dari penelitian ini ialah terdapat hubungan cara persalinan terhadap prevalensi kolonisasi Staphylococcus aureus pada neonatus di Ruang Perinatologi RSIA Puri Betik Hati dengan nilai p=0,01 dimana kolonisasi bakteri lebih banyak ditemukan pada neonatus yang dilahirkan secara normal. Cara melahirkan mempengaruhi prevalensi kolonisasi Staphylococcus aureus pada neonatus. Kata kunci: cara melahirkan, neonatus, Staphylococcus aureus abstract Neonates with normal parturitition have a tendency to colonized by Staphylococcus aureus higher than neonates with perabdominal parturitition, this case may occur due to the bacteria present in the mother's birth canal. Staphylococcus aureus colonization can lead to serious infections. The purpose of this study was to examine the relationship of types of parturitition to the prevalence of colonization of Staphylococcus aureus in neonates. This is an analytical research with cross sectional approach using primary data with laboratory examination. Sampling was conducted in the perinatology room of RSIA Puri Betik Hati in 2017 and was taken using consecutive sampling with total sample is 62 samples that fulfill the inclusion criteria and exclusion criteria. The independent variables were the normal and perabdominal parturitition. The dependent variable was the colonization of Staphylococcus aureus from neonatal nose swabs. The result of this research is, there is relation between types of parturitition and the prevalence of colonization of Staphylococcus aureus in neonates in Perinatology Room of RSIA Puri Betik Hati with p value = 0,01 where bacterial colonization is more common in neonates who are born with normal parturitition. The types of parturitition affects the prevalence of colonization of Staphylococcus aureus in neonates. Keywords: neonates, Staphylococcus aureus, types of parturitition

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pengobatan > R Medicine (General)
Pengobatan > RG Gynecology and obstetrics
Program Studi: Fakultas Kedokteran > Prodi Pendidikan Dokter
Depositing User: 97916072 . Digilib
Date Deposited: 30 Jan 2018 07:39
Last Modified: 30 Jan 2018 07:39
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/30008

Actions (login required)

View Item View Item